Selasa, 29 Januari 2013

Atom, Ion dan Molekul dalam Metabolisme Tubuh Manusia


Metabolisme berasal dari bahasa Yunani, “ Metabole “ yang berarti berubah. Jadi, metabolisme adalah proses kimiawi suatu organisme. Metabolisme juga bisa dikatakan sebagai modifikasi senyawa kimia secara biokimia di dalam organisme dan sel. Metabolisme biasanya terdiri atas tahapan-tahapan yang melibatkan enzim, yang dikenal pula sebagai jalur metabolisme.
Metabolisme merupakan aktivitas hidup yang selalu terjadi pada setiap sel hidup. Pada metabolisme sel, bahan dan energi diperoleh dari lingkungan sel yang berupa cairan, misalnya darah. Cairan yang mengelilingi sel disebut cairan ekstrasel. Cairan ini terdiri dari ion dan gas berikut :
1. Gas O2 dan CO2
2. Ion anorganik ( terutama Na+ , Cl- , K+ , Ca++ , HCO3- , PO4-3 )
3. Zat organic, yaitu makanan dan vitamin
4. Hormon.
Mekanisme pertukaran zat dalam sel dengan cairan ekstrasel melalui lima cara :
1. Difusi, yaitu proses pemindahan cairan atau gas melalui selaput atau membrane dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah.
2. Osmosis, yaitu proses pemindahan cairan pelarut dari konsentrasi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi melalui membrane yang tidak dapat ditembus zat yang larut.
3. Transport aktif, yaitu gerak molekul melalui membrane sel melawan arah arus difusi alami
4. Endositosis, yaitu memasukkan sesuatu dari luar ke dalam sel dan menyelubunginya dengan membrane sel, lalu membentuk vesikel di dalam sitoplasma.
5. Eksositosis, yaitu transportasi sesuatu ke luar sel dengan penyelubungan oleh membrane sel kemudian dilepas di luar sel.
Bahan yang terdapat dalam cairan sel dapat digunakan sebagai bahan baku gula, asam lemak, gliserol, dan asam aminoyang kemudian disusun menjadi makromolekul sel seperti polisakarida, lipid, dan protein asam nukleat.

Metabolisme dapat digolongkan menjadi dua :
1. Anabolisme, yaitu proses pembentukan / penyusunan menjadi molekul-molekul yang lebih besar dan membutuhkan energi. Ex : fotosintesis.
2. Katabolisme, yaitu proses pembongkaran menjadi molekul-molekul yang lebih kecil dan menghasilkan energi. Ex : pembentukan roti, tempe dan tape.

• Atom yang terlibat dalam metabolisme antara lain :
- atom O - atom Na
- atom C - atom Cl
- atom H - atom K
- atom N - atom Ca
• Ion yang terlibat dalam metabolisme antara lain :
- Na+ - H+
- Mg2+ - OH-
- Cl –
• Molekul yang terlibat dalam metabolisme antara lain :
-Enzim sebagai katalisator
-H2O
-O2
-CO2
-Glukosa
- glukogen

Selasa, 22 Januari 2013

Kepribadian Seseorang Lewat Golongan Darah


Sudah umum jika kita mendengar tentang golongan darah dari masa kanak-kanak. Namun, baru sedikit yang menyadari bahwa kepribadian kita bisa ditentukan berdasar tipe golongan darah yang kita miliki, bahkan berdasarkan riset kultur budaya di Jepang menunjukkan bahwa tipe golongan darah seseorang menentukan karir dalam hidup seseorang.
Mari kita lihat beberapa perbedaan tipe-tipe golongan darah tersebut :
SECARA UMUM
Tipe A :
Orang yang memiliki karakter kuat dan selalu tenang dalam kondisi panik sekalipun. Orang ini biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Sangat sopan dan bertanggung jawab. Menjunjung tinggi sisi perfeksionis dalam pekerjaan mereka. Merupakan tipe yang paling artistik, karena kesensitifan mereka.
Orang dengan golongan darah A juga cenderung dianggap klasik “tipe” A mudah stres.
 
Tipe B :
Karakter orang ini paling praktis dan terkesan menyepelekan keadaan. Biasanya menjadi spesialis di bidang pekerjaannya, namun cenderung kurang kooperatif. Mereka biasanya tidak suka dengan peraturan yang mengikat dan bergerak sesuai keinginannya.
Orang dengan darah tipe B sering dianggap lebih santai dan kelemahan sekaligus kelebihannya ialah berbicara terang-terangan apa adanya tanpa memikirkan perasaan orang lain.
 
Tipe AB :
Karakter orang ini mudah berubah-ubah tergantung mood, namun juga terkadang sulit dikategorikan. Misalnya, dari sifat pemalu bisa langsung berubah menjadi sebaliknya. Di sisi lain orang tipe ini bertanggung jawab dan mudah dipercaya, serta cukup sosialis untuk membantu sesamanya asalkan kondisinya memungkinkan.
AB dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepang. Mereka ingin mengekspresikan kondisi mereka sendiri dan memiliki sifat untuk lari dari persoalan. Mereka hengkang dari pekerjaan ketika terdapat hal-hal tidak memenuhi harapan mereka. Untuk sementara, beberapa perusahaan mencoba membagi karyawan mereka ke dalam kelompok kerja berdasarkan golongan darah, dan tak seorang pun ingin bekerja dengan kelompok AB.
 
Tipe O :
Memiliki karakter yang terbuka, energik dan sosial. Mereka paling fleksibel dibandingkan tipe lain. Orang tipe ini suka menjadi pusat perhatian. Mengatakan apa yang ada dalam pikirannya secara jujur. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O ini memiliki rasa percaya diri yang sungguh kuat.
O Tipe, paling “rata-rata” jenis darah, dianggap sebagai jenis yang terbaik di Jepang.

SUMBER : MUHAMMAD YUSUF HABIBI

Zat Aditif dalam Biologi


Dampak positif dan Negatif Garam
Positifnya:
- mencegah penyakit gondok
- dapat memperbaiki sel sel yg rusak.
Negatifnya:
- banyak bahan pengawetnya bahan pengawet bisa membuat penyakit dalam tubuh.

Dampak positif dan Negatif Gula
otak membutuhkan gula atau glukosa sebagai energi untuk mengendalikan kemampuan kontrol emosi dan tindakan. Dan, kebutuhan gula meningkat saat otak terprovokasi hal-hal yang memicu stres.yang sulit, agar tenang. Gula memang memiliki rasa yang manis dan seringkali digunakan untuk berbagai keperluan. Namun jangan salah, karena selain memiliki beragam manfaat yang kita peroleh dari gula ini, akan tetapi banyak juga dampak negatif dari zat pemanis ini. Kelebihan gula dapat mengakibatkan sejumlah konsekuensi kesehatan yang penting. Nah, berikut ini adalan sederet dampak buruk dari penggunaan gula yang terlalu berlebihan, yang mampu merugikan kesehatan kita.

1. Gula dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh Anda dan merusak pertahanan Anda melawan penyakit  karena infeksi.
2. Gula mengganggu komposisi mineral dalam tubuh, mengakibatkan kekurangan akan kromium dan tembaga serta mengganggu penyerapan kalsium dan magnesium.
3. Gula dapat mengakibatkan peningkatan drastis hormon adrenalin, hiperaktif, kecemasan, susah untuk konsentrasi, dan sifat cepat tersinggung pada anak.

SUMBER TERPERCAYA : SETO EVANANTO

NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG


Halo Bray, kali ini saya akan memposting tentang contoh contoh negara maju dan berkembang yang belum ada di buku

Anggota Uni Eropa :
  • Austria 
  • Belgia 
  • Denmark 
  • Finlandia 
  • Prancis 
  • Jerman 
  • Yunani 
  • Irlandia 
  • Italia 
  • Luxemburg 
  • Belanda 
  • Portugal 
  • Spanyol 
  • Swedia 
Kerajaan Bersatu (Britania Raya, 'Inggris') 

  • Negara non-UE :
  • Andorra 
  • Islandia 
  • Liechtenstein 
  • Monako 
  • Norwegia 
  • San Marino 
  • Swiss 
  • Vatikan 

Negara bukan Eropa :
  • Australia 
  • Kanada 
  • Korea Selatan 
  • Hong Kong 
  • Israel 
  • Jepang 
  • Selandia Baru 
  • Singapura 
  • Taiwan 
  • Amerika Serikat 

DAFTAR NEGARA BERKEMBANG :

sumber http://www.scribd.com

Penukar Panas (Heat Exchanger)



Alat penukar panas adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan energy panas dari suatu fluida ke fluida yang lain. Pada dasarnya alat penukar panas digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu:
  • ·         Regenerator
  • ·         Alat penukar panas terbuka
  • ·         Alat penukar panas tertutup atau rekuperator


Pada waktu bagian alat tersebut berada dalam arus fluida pemanas, bagian alat tersebut menyerap energi panas dan melepaskannya pada waktu berada dalam arus fluida yang dipanaskan. Alat penukar panas terbuka adalah alat penukar panas di mana fluida pemanas dan yang dipanaskan dicampur dalam alat tersebut dan kemudian keluar menjadi satu arus.

Pada alat penukar panas tertutup, fluida pemanas dan fluida yang dipanaskan dipishkan oleh dinding penyekat yang dapat dilewati energi panas dengan mudah secara konduksi. Jadi aliran energy panas berlangsung secara konveksi pada fluida pemanas, kemudian diikuti konduksi pada dinding penyekat dan akhirnya konveksi pada fluida yang dipanaskan.

Pada artikel ini hanya dibahas alat penukar panas tertutup atau rekuperator dan untuk selanjutnya hanya ditulis alat penukar panas saja. Ditinjau dari besarnya laju perpindahan energy panas, alat penukar panas digolongkan menjadi dus jenis, yaitu:
  • ·         Alat penukar panas sederhana
  • ·         Alat penukar panas ringkas (compact)


Alat penukar panas sederhana hanya cocok untuk laju perpindahan energi panas yang kecil. Bentuk yang sering ditemui adalah dua pipa yang konsentris. Sedangkan untuk laju aliran energy panas yang besar, harus diperhatikan ruang yang dipakai dan berat instalasi. Untuk keperluan itu digunakan alat penukar panas ringkas.

Alat penukar panas ringkas yang sering dipakai adalah jenis selubung dan pipa (shell and tube). Di dalam tangki yang besar dipasang susunan pipa-pipa. Ditinjau dari pengulangan arah aliran fluida di dalam tangki dan pipa, penamaan alat penukar panas masih bermacam-macam. Misalnya tangki satu jalan pipa dua jalan, tangki satu jalan pipa tiga jalan, dan tangki dua jalan dan pipa empat jalan.

Ditinjau dari arah aliran relative kedua fluida, alat penukar panas digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu:
  • ·         Aliran searah
  • ·         Aliran lawan arah
  • ·         Aliran melintang


Pada alat penukar panas aliran searah kedua fluida mengalir dalam arah yang sama. Sebaliknya pada alat aliran panas aliran lawan arah, kedua fluida mempunyai arah aliran yang saling berlawanan. Pada alat penukar panas aliran melintang, kedua fluida mengalir dalam arah yang saling tegak lurus. Alat penukar panas aliran melintang masih dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu:
  • ·         Aliran tercampur
  • ·         Aliran terpisah.
Pada aliran terpisah, salah satu fluida atau kedua-duanya mengalir melalui sekat-sekat.


ZEOLITE : BATUAN AJAIB DARI INDONESIA YANG SANGAT BERGUNA



SUMBERNYA DARI AYAH SAYA, JIKA ANDA INGIN MENG COPY, ANDA HARUS MENCANTUMKAN NAMA BLOG SAYA

A.    Pengantar
Zeolit pertama kali ditemukan oleh Freiherr Axel Cronstedt, seorang ahli mineralogi dari Swedia pada tahun 1756 (Sheppard, 1969: 875-886). Istilah zeolit berasal dari bahasa Yunani “zein” yang berarti membuih, dan “lithos” yang berati batu. Zeolit (Zeinlithos) atau berarti juga batuan mendidih, di dalam riset-riset kimiawan telah lama menjadi pusat perhatian. Zeolit merupakan mineral alumina silikat terhidrat yang dapat mengikat molekul air secara reversible. Penggunaan zeolit berkaitan dengan tiga sifat penting yang dimilikinya, yaitu: kemampuannya dalam melakukan pertukaran ion, daya serap dan daya saring molekuler, serta daya katalis. Pemanfaatannya utama zeolit sebagai penukar ion untuk pelunakan air, untuk menghilangkan dan pengikatan radionuklida serta penyerapan logam berat dari limbah tercemar dan penghilangan ion amonium dari limbah cair. Zeolit menurut proses pembentukannya dibagi 2, yaitu : zeolit alam (natural zeolit) dan zeolit sintetis (syntetic zeolit). Sedangkan berdasarkan ukuran porinya, zeolit dapat diklasifikasikan menjadi 3 golongan, yaitu: zeolit dengan pori kecil (small pore zeolit), zeolit dengan pori medium (medium pore zeolit), dan zeolit dengan pori besar (large pore zeolit).

B.     Rumus Umum
Rumus umum zeolit adalah Mx/n[(AlO2)x(SiO2)y].mH2O, di mana M adalah kation bervalensi n, (AlO2)x(SiO2)y adalah kerangka zeolit yang bermuatan negative, H2O adalah molekul air yang terhidrat dalam kerangka zeolit. Zeolit pada umumnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu zeolit alam dan zeolit sintetik. Zeolit alam biasanya mengandung kation-kation K+ ,Na+, Ca2+ atau Mg2+ sedangkan zeolit sintetik biasanya hanya mengandung kation-kation K+ atau Na+. Pada zeolit alam, adanya molekul air dalam pori dan oksida bebas di permukaan seperti Al2O3, SiO2, CaO, MgO, Na2O, K2O dapat menutupi pori-pori atau situs aktif dari zeolit sehingga dapat menurunkan kapasitas adsorpsi maupun sifat katalisis dari zeolit tersebut. Inilah alasan mengapa zeolit alam perlu diaktivasi terlebih dahulu sebelum digunakan. Aktivasi zeolit alam dapat dilakukan secara fisika maupun kimia. Secara fisika, aktivasi dapat dilakukan dengan pemanasan pada suhu 300-400 oC dengan udara panas atau dengan sistem vakum untuk melepaskan molekul air. Sedangkan aktivasi secara kimia dilakukan melalui pencucian zeolit dengan larutan Na2EDTA atau asam-asam anorganik seperti HF, HCl dan H2SO4 untuk menghilangkan oksida-oksida pengotor yang menutupi permukaan pori.

1.      Rasio Si/Al
Rasio Si/Al merupakan perbandingan jumlah atom Si terhadap jumlah atom Al di dalam kerangka zeolit. Zeolit-A merupakan zeolit sintetik yang mempunyai rasio Si/Al sama dengan satu. Beberapa zeolit mempunyai rasio Si/Al yang tinggi seperti zeolit ZK-4 (LTA), yang mempunyai struktur kerangka seperti zeolit-A, mempunyai rasio 2,5. Banyak zeolit sintetik yang dikembangkan untuk katalis mempunyai kadar Si yang tinggi seperti ZMS-5 (MFI) (Zeolit Socony-Mobil) dengan rasio Si/Al antara 20 sampai tak terhingga (murni SiO2). Ini jauh melebihi mordenit (rasio Si/Al = 5,5) yang merupakan zeolit alam yang dikenal paling banyak mengandung Si.

Perubahan rasio Si/Al dari zeolit akan mengubah muatan zeolit sehingga pada akhirnya akan mengubah jumlah kation penyeimbang. Lebih sedikit atom Al artinya lebih sedikit muatan negatif pada zeolit sehingga lebih sedikit pula kation penyeimbang yang ada. Zeolit berkadar Si tinggi bersifat hidrofobik dan mempunyai affinitas terhadap hidrokarbon.

2.      Kation Penyeimbang
Kerangka Si/Al-O pada zeolit bersifat rigid, akan tetapi kation bukan merupakan bagian dari kerangka ini. Kation yang berada di dalam rongga zeolit disebut exchangeable cations karena bersifat mobil dan dapat digantikan oleh kation lainnya.
Keberadaan dan posisi kation pada zeolit sangat penting untuk berbagai alasan. Lingkar silang dari cincin dan terowongan pada strukturnya dapat diubah dengan mengubah ukuran atau muatan kation. Secara signifikan hal ini akan mempengaruhi ukuran molekul yang dapat teradsorbsi. Pengubahan pada pengisian kationik juga akan mengubah distribusi muatan di dalam rongga yang akan mempengaruhi sifat adsorptif dan aktivitas katalitik dari zeolit tersebut. Dengan alasan ini maka sangat penting untuk mengatur posisi kation di dalam kerangka dan banyak penelitian telah dilakukan untuk maksud tersebut.

C.    Struktur
Zeolit umumnya memiliki struktur tiga dimensi, yang terbentuk dari tetrahedral alumina dan silika dengan rongga-rongga di dalam yang berisi ion-ion logam, biasanya alkali atau alkali tanah dan molekul air yang dapat bergerak bebas. Secara empiris, rumus molekul zeolit adalah Mx/n.(AlO2)x.(SiO2)y.xH2O. Struktur zeolit sejauh ini diketahui bermacam-macam, tetapi secara garis besar strukturnya terbentuk dari unit bangun primer, berupa tetrahedral yang kemudian menjadi unit bangun sekunder polihedral dan membentuk polihendra dan akhirnya unit struktur zeolit.

Berikut adalah beberapa contoh jenis mineral zeolit beserta rumus kimianya :
Nama Mineral
Rumus Kimia Unit Sel
Analsim
Na16(Al16Si32O96). 16H2O
Kabasit
(Na2,Ca)6 (Al12Si24O72). 40H2O
Klipnoptolotit
(Na4K4)(Al8Si40O96). 24H2O
Erionit
(Na,Ca5K) (Al9Si27O72). 27H2O
Ferrierit
(Na2Mg2)(Al6Si30O72). 18H2O
Heulandit
Ca4(Al8Si28O72). 24H2O
Laumonit
Ca(Al8Si16O48). 16H2O
Mordenit
Na8(Al8Si40O96). 24H2O
Filipsit
(Na,K)10(Al10Si22O64). 20H2O
Natrolit
Na4(Al4Si6O20). 4H2O
Wairakit
Ca(Al2Si4O12). 12H2O


Di Indonesia, jumlah zeolit sangat melimpah dan tersebar di berbagai daerah baik di pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Pemanfaatan zeolit Indonesia untuk penggunaan secara langsung belum dapat dilakukan, karena zeolit Indonesia banyak mengandung campuran (impurities) sehingga perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu untuk menghilangkan atau memisahkannya dari kotoran-kotoran.

D.    Sifat Unik Zeolit
Karena sifat fisika dan kimia dari zeolit yang unik, sehingga dalam dasawarsa ini, zeolit oleh para peneliti dijadikan sebagai mineral serba guna. Sifat-sifat unik tersebut meliputi dehidrasi, adsorben dan penyaring molekul, katalisator, dan penukar ion. Zeolit mempunyai sifat dehidrasi (melepaskan molekul H20) apabila dipanaskan. Pada umumnya struktur kerangka zeolit akan menyusut. Tetapi kerangka dasarnya tidak mengalami perubahan secara nyata. Disini molekul H2O seolah-olah mempunyai posisi yang spesifik dan dapat dikeluarkan secara reversibel. Sifat zeolit sebagai adsorben dan penyaring molekul, dimungkinkan karena struktur zeolit yang berongga, sehingga zeolit mampu menyerap sejumlah besar molekul yang berukuran lebih kecil atau sesuai dengan ukuran rongganya. Selain itu kristal zeolit yang telah terdehidrasi merupakan adsorben yang selektif dan mempunyai efektivitas adsorpsi yang tinggi.

Kemampuan zeolit sebagai katalis berkaitan dengan tersedianya pusat-pusat aktif dalam saluran antar zeolit. Pusat-pusat aktif tersebut terbentuk karena adanya gugus fungsi asam tipe Bronsted maupun Lewis. Perbandingan kedua jenis asam ini tergantung pada proses aktivasi zeolit dan kondisi reaksi. Pusat-pusat aktif yang bersifat asam ini selanjutnya dapat mengikat molekul-molekul basa secara kimiawi. Sedangkan sifat zeolit sebagai penukar ion karena adanya kation logam alkali dan alkali tanah. Kation tersebut dapat bergerak bebas didalam rongga dan dapat dipertukarkan dengan kation logam lain dengan jumlah yang sama. Akibat struktur zeolit berongga, anion atau molekul berukuran lebih kecil atau sama dengan rongga dapat masuk dan terjebak.

 E.     Aplikasi Zeolit
Seperti telah disinggung di atas, bahwasanya dalam dasawarsa ini, zeolt telah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Table 1 adalah beberapa contoh bidang aplikasi zeolit.

Tabel 1. Bidang Aplikasi Zeolit dan Penerapannya
Bidang/Sektor
Aplikasi
Pertanian
Penetral keasaman tanah, meningkatkan aerasi tanah, sumber mineral pendukung pada pupuk dan tanah, serta sebagai pengontrol yang efektif dalam pembebasan ion amonium, nitrogen, dan kalium pupuk.
Peternakan
Meningkatkan nilai efisiensi nitrogen, dapat mereduksi penyakit lembuhg pada hewan ruminensia, pengontrol kelembaban kotoran hewan dan kandungan amonia kotoran hewan.
Perikanan
Membersihkan air kolam ikan yang mempunyai sistem resikurlasi air, dapat mengurangi kadar nirogen pada kolam ikan.
Energi
Sebagai katalis pada proses pemecahan hidrokarbon minyak bumi, sebagai panel-panel pada pengembangan energi matahari, dan penyerap gas freon.
Industri
Pengisi (filler) pada industri kertas, semen, beton, kayu lapis, besi baja, dan besi tuang, adsorben dalam industri tekstil dan minyak sawit, bahan baku pembuatan keramik.

Sifat-sifat unik zeolit yaitu dehidrasi, adsorben dan penyaring molekul, katalisator, dan penukar ion memungkinkan penggunaannya sangat luas. Zeolit ​​secara luas digunakan terutama dalam tiga aplikasi: adsorben, katalis, pertukaran ion (Auerbach, 2003: 14)

1.      Aplikasi adsorben
Tabel 2 berisi daftar aplikasi adsorben umum dan berfokus pada membersihkan molekul polar atau senyawa terpolarisasi untuk proses pemurnian dan pemisahan massal didasarkan pada proses penyaringan molekuler. Zeolit berfungsi sebagai penyaring alami. Air tanah yang dilewatkan kolom gelas berisi zeolit, kadar Fe dapat diturunkan sampai 55%, sedangkan kadar Mn dapat diturunkan sampai 100% (Abdur Rahman & Budi Hartono. 2004: 1-6).

Table 2 Aplikasi Adsorben Zeolite sebagai Saringan Molekuler Komersial
Pemurnian
Pemisahan massal
Pengeringan
·         Gas alam
·         Cracking gas
·         Jendela terisolasi
·         Refrigerant (pembeku)
Pemisahan n-parafin atau isoparafin
Pemisahan xylena
Membersihkan CO2: gas alam dan pabrik oksigen cair
Pemisahan olefin
Pemisahan pelarut organik
Membersihkan senyawa belerang
O2 dari udara
Sweetening gas alam dan LPG
Pemisahan CO2, SO2, dan NH3
Membersihkan polutan: Hg, NOx, SOx
Pemisahan gula
Membersihkan bahan organic dan anorganik dari aliran umpan asam asetat komersial
Pemisahan asam amino dan nitroamina

2.      Aplikasi katalisis
Tabel 3 berisi daftar aplikasi utama katalisis oleh zeolit. Transformasi hidrokarbon oleh zeolit, pertukaran kation NH4+ dan spesi multivalen. Zeolit ​​mengalami peningkatan penggunaan untuk sintesis bahan kimia organik antara. Keuntungan dari zeolit ​​sebagai katalis heterogen adalah pemisahannya mudah dan mudah dilakukan regenerasi. Setiadi dan kawan-kawan menemukan bahwa metanol (CH3OH) dapat dibuat dari umpan utama gas CO2 dan H2 dengan katalis katalis zeolit alam. Meskipun telah ada penemuan peningkatan kinerja zeolit selama 50 tahun terakhir, tetapi hanya sebagian sangat kecil yang pernah menemukan aplikasi yang dapat digunakan secara komersial.

3.      Aplikasi pertukaran ion
Tabel 4 adalah daftar aplikasi zeolit untuk pertukaran ion. Penggunaan utama dari zeolit ​​sebagai penukar ion adalah untuk pelunakan air dalam industri deterjen dan penggunaan pengganti fosfat. Zeolit mampu menggantikan peran fosfat sebagai pembentuk (builders) dalam detergen (Harjanto, 1987). Penggunaan zeolit sebagai pembentuk memiliki beberapa keunggulan antara lain: (1) zeolit menurunkan ongkos produksi detergen (low cost), (2) menurunkan kesadahan air, dan (3) menghilangkan logam-logam berat seperti besi, mangan, dan tembaga. Selektivitas zeolit ​​A untuk Ca2+ menghasilkan keuntungan yang unik. Zeolit  alam penggunaannya cukup baik untuk membersihkan radioisotop Cs+ dan Sr2+ dengan pertukaran ion dari aliran limbah radioaktif.

4.      Aplikasi lainnya
Tabel 5 memberikan contoh aplikasi zeolit yang berhubungan dengan kesehatan. Aplikasi massal untuk serbuk zeolit ​​telah muncul untuk menghilangkan bau dan sebagai aditif plastik.

Zeolit diyakini dapat melindungi dan memulihkan kesehatan kita dengan cara-cara:
•      Menghilangkan radiasi keracunan (x-ray, keamanan scanner, nuklir)
•      Detoksifikasi logam berat, termasuk mercury, timbal, & cadmium
•      Mengurangi lingkungan beracun (asap, radiasi ponsel, bahan kimia)
•      Menonaktifkan kanker, virus, dan parasit
•       Menghapus bahan radioaktif dari tubuh (cesium, plutonium, dan uranium)
•       Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menghilangkan racun dan merevitalisasi tubuh

F.     Rekayasa Zeolit
Penelitian mengenai zeolit telah berkembang menuju preparasi material baru dengan memasukkan berbagai molekul atau ion ke dalam sangkar zeolit. Misalnya pigmen ultramarine pada struktur sodalite dan mengandung ion S3- yang terjerat pada sangkar yang memberikan warna biru yang menarik.Salah satu bidang penelitian ini telah terfokus pada pembentukan deposit material semikonduktor pada sangkar zeolit. Hasilnya berupa partikel yang sangat kecil yang disebut titik quantum (quantum dots). Partikel ini mempunyai sifat elektronik, magnetik dan optikal yang sangat menarik yang merupakan konsekuensi dari ukurannya daripada dari komposisi kimia. Selama proses pengisian pori, titik quantum menjadi bersambung dan material yang dihasilkan mempunyai sifat intermediet diantara partikel diskrit dan bulk semikonduktor. Salah satu contohnya adalah band gap semikonduktor CdS yang membentuk kubik diskrit klaster (CdS)4 pada sangkar sodalite dari zeolit-A, -X dan –Y yang berbeda dengan bulk CdS.

Berbagai molekul atau ion lain dapat dimasukkan ke dalam β-cages dari zeolit termasuk logam alkali, perak dan garam perak, selenium serta berbagai polimer konduktif. Berbagai material baru ini sedang diteliti dengan pusat perhatian pada sifat fisika yang penting (semikonduktor, fotokonduktif dan konduktivitas ion, luminescence, warna dan efek ukuran quantum) yang kemudian mempunyai kemungkinan eksploitasi secara komersial.