Selasa, 26 Maret 2013

Siswa-siswi Mucil Kunjungi Newater Singapura

Kunjungan dalam rangka "Sister School" SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta "Mucil" salah satunya difokuskan di Newwater, yaitu sebuah pengolahan air menjadi air minum terbesar di Changi, dan menjadi satu-satunya penghasil air mineral di Singapura. Kunjungan dilaksanakan di hari terakhir sister School yaitu pada 12 Februari 2013.

NEWater mungkin terdengar seperti sukses dalam semalam untuk Singapura. Tapi evolusi adalah perjalanan yang membentang 3 dekade.

Pertama di Singapura air masterplan disusun pada tahun 1972. Pada tahun 1974, PUB membangun pilot plant untuk mengubah air yang digunakan menjadi air minum. Ini adalah pendahulu dari pabrik NEWater hari ini. Tapi itu di depan para waktu. Biaya yang astronomi dan membran yang tidak dapat diandalkan, jadi ide itu ditangguhkan menunggu kemajuan teknologi lebih lanjut.

Pada tahun 1998, teknologi yang diperlukan telah jatuh tempo dan didorong biaya produksi. Pada bulan Mei 2000, pabrik NEWater pertama selesai.
sekarang

Saat ini, terdapat tanaman NEWater 4 di Singapura. Yang terbaru dan pabrik NEWater terbesar di Changi dengan kapasitas 50mgd dibuka pada Mei 2010. Dengan penambahan ini, ditambah dengan perluasan tanaman yang ada, NEWater sekarang memenuhi 30% dari total kebutuhan air di Singapura. Pada 2060, NEWater diproyeksikan untuk memenuhi 50% kebutuhan air masa depan Singapura.

     Baca lebih lanjut tentang NEWater - Nasional Tap 3
     Baca lebih lanjut tentang NEWater Visitor Centre

The NEWater Visitor Centre, yang dibuka pada Februari 2003, adalah titik fokus pendidikan umum PUB pada NEWater. Pusat menyoroti pentingnya air dan bagaimana memanfaatkan Singapura pada kemajuan teknologi untuk merebut kembali air. Pengunjung dapat melihat langsung pengoperasian membran ganda canggih dan teknologi ultraviolet yang digunakan untuk menghasilkan NEWater.

Courtesy from : http://pub.gov.sg

Eksibisi Batik Siswa-siswi Mucil di Phayakaphum Witayakarn, Mahasarakham Thailand

Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain.

Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.

Dalam pada itu, SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta memperkenalkan Batik Indonesia yaitu khususnya batik Tulis, di sekolah Phayakaphum Witayakarn, Thailand. Dengan membawa peralatan dan bahan pembiat batik yang ada di antara canting dan malam, mereka melakukan demonstrasi pembuatan batik dari tahap awal, yaitu tahap pembuatan sket, pewarnaan, pemlorotan, sampai dengan produk batik yang digelar di showroom sekolah tersebut.

smpmuh2yk.sch.id

Maksud kegiatan Tadabur Alam dan Manasik Haji

 



Maksud kegiatan Tadabur Alam dan Manasik Haji adalah menanamkan, membina, dan mengembangkan :


  1. Jiwa tauhid kepada Allah SWT sehingga betul-betul istiqomah;

  2. Terbina hidup saling menolong, saling mengajak/memajukan, dan saling meminjami, Demikian juga terbina persaudaraan/ukhuwah (sesama manusia, seketurunan, sebangsa dan setanah air, antar agama, dan terutama seagama.

  3. Tertanam dalam dirinya rasa cinta tanah air sebagai anugerah Allah yang diamatkan untuk dimakmurkan.

  4. Sarana Evaluasi kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan Pelajaran Agama tahun pelajaran 2011-2012

  5. Kegiatan nyata guna menumbuhkan semangat kebersamaan, patriotisme, disiplin, berkreasi dan mengembangkan kesetiakawanan, kepemimpinan dan ketrampilan.

  6. Wawasan pengetahuan dan ketrampilan yang lebih luas dibidang Kepanduan Hizbul Wathan dan Kegiatan Manasik Haji.

  7. Wawasan tentang kegiatan Usaha perekonomian, industri, peternakan serta pertanian.
smpmuh2yk.sch.id


Kemah Hizbul Wathan, Melatih Kemandirian Seorang Pandu


Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan merupakan pendidikan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan menyiapkan kader Persyarikatan, kader Bangsa dan kader Pemimpin Umat dengan semboyan “Fastabiqul Khoirot” untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan kecerdasan yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Maksud Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah menyiapkan dan membina anak, remaja dan pemuda yang memiliki aqidah, mental dan fisik, berilmu dan berteknologi, serta berakhlaqul karimah, dengan tujuan terwujudnya pribadi muslim yang sebenar-benarnya dan siap menjadi kader Persyarikatan, Umat dan Bangsa.

Tadabur Alam ini dan Manasik Haji dilaksanakan sebagai sarana kegiatan nyata dan evaluasi program latihan di Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, dilaksanakan Sabtu-Ahad, 9-11 Maret 2013 di Bumi Perkemahan Ramashinta Candi Prambanan Sleman. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 7 yang berjumlah 350 siswa ini mempunyai banyak agenda di antaranya :


  • Penjelajahan alam

  • Turun tebing

  • Dinamika regu

  • Aneka Macam Lomba : Menghias buah, pildacil, busa jawa, MC jawa, dll

  • Tadarus Alqu'ran dan sholat malam

  • Bhakti Sosial

  • Cinta Budaya, menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana
smpmuh2yk.sch.id

Penjelasan JAMSOSTEK di SMP Muh 2 Yk

 


Program publik dalam mengatasi resiko sosial bagi Tenaga Kerja yang didasarkan atas Undang-undang terbatas pada saat terjadi kecelakaan, sakit, hamil, bersalin, cacat, hari tua dan meninggal dunia.
Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan Negara, Indonesia seperti halnya berbagai Negara berkembang lainnya, mengembangkan program jaminan sosial berdasarkan funded social security, yaitu jaminan sosial yang didanai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal.

Sejarah terbentuknya PT Jamsostek (Persero) mengalami proses yang panjang, dimulai dari UU No.33/1947 jo UU No.2/1951 tentang kecelakaan kerja, Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No.48/1952 jo PMP No.8/1956 tentang pengaturan bantuan untuk usaha penyelenggaraan kesehatan buruh, PMP No.15/1957 tentang pembentukan Yayasan Sosial Buruh, PMP No.5/1964 tentang pembentukan Yayasan Dana Jaminan Sosial (YDJS), diberlakukannya UU No.14/1969 tentang Pokok-pokok Tenaga Kerja, secara kronologis proses lahirnya asuransi sosial tenaga kerja semakin transparan.

Setelah mengalami kemajuan dan perkembangan, baik menyangkut landasan hukum, bentuk perlindungan maupun cara penyelenggaraan, pada tahun 1977 diperoleh suatu tonggak sejarah penting dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.33 tahun 1977 tentang pelaksanaan program asuransi sosial tenaga kerja (ASTEK), yang mewajibkan setiap pemberi kerja/pengusaha swasta dan BUMN untuk mengikuti program ASTEK. Terbit pula PP No.34/1977 tentang pembentukan wadah penyelenggara ASTEK yaitu Perum Astek.

Tonggak penting berikutnya adalah lahirnya UU No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Dan melalui PP No.36/1995 ditetapkannya PT Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi kebutuhan minimal bagi tenaga kerja dan keluarganya, dengan memberikan kepastian berlangsungnya arus penerimaan penghasilan keluarga sebagai pengganti sebagian atau seluruhnya penghasilan yang hilang, akibat risiko sosial.

Selanjutnya pada akhir tahun 2004, Pemerintah juga menerbitkan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang berhubungan dengan Amandemen UUD 1945 dengan perubahan pada pasal 34 ayat 2, dimana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah mengesahkan Amandemen tersebut, yang kini berbunyi: "Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". Manfaat perlindungan tersebut dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatan motivasi maupun produktivitas kerja.

Kiprah Perseroan yang mengedepankan kepentingan dan hak normative Tenaga Kerja di Indonesia terus berlanjut. Sampai saat ini, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya.

Dengan penyelenggaraan yang makin maju, program Jamsostek tidak hanya bermanfaat kepada pekerja dan pengusaha ttp juga berperan aktif dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat dan perkembangan masa depan bangsa. 
smpmuh2yk.sch.id