Selasa, 25 Desember 2012
Perkemahan Hizbul Wathan 2011 ANGKATAN SAYA
SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, yang terkenal dengan julukan Mucil, baru saja melaksanakan Perkemahan Hizbul Wathan (HW) pada tanggal 9-11 April 2011. Kegiatan yang bertemakan perkemahan budaya 2011 ini, dilaksanakan di Bumi Perkemahan Rama Shinta Candi Prambanan Sleman dengan diikuti oleh semua siswa kelas 7 yang berjumlah 270 siswa, dibagi dalam 26 regu, 13 regu putra dan 13 regu putri. Menurut keterangan Ketua Panitia, Dra Ismiyati, perkemahan kepanduan Hizbun Wathan ini bertujuan 1) sebagai sarana Evaluasi kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta tahun pelajaran 2010 – 2011, 2) memberikan kegiatan nyata guna menumbuhkan semangat patriotisme, disiplin, berkreasi dan mengembangkan kesetiakawanan, kepemimpinan dan ketrampilan. 3) Memberikan wawasan pengetahuan dan ketrampilan yang lebih luas di bidang Kepanduan Hizbul Wathan; 4) Menumbuhkan rasa percaya diri sehingga menumbuhkan sikap dan tingkah laku yang inovatif, kreatif serta mandiri; serta yang ke 5) sebagai ajang untuk mencintai budaya asli Indonesia dengan menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana di Auditorium Candi Prambanan.
Masih menurut, Ketua Panitia, kegiatan yang dibuka oleh Kepala Sekolah, H Suprapto dan disaksikan oleh Ketua Kwartir HW Daerah Kota Yogyakarta, ini berisikan kegiatan-kegiatan yang mengedepankan kerjasama dan dinamika regu, serta menggali potensi-potensi siswa dalam bidang kerajinan tangan. Kegiatan tersebut meliputi, Cinta Alam, Wide Game, Fun Game Dinamika regu, dan aneka perlombaan perwakilan regu. Di samping itu nuansa ibadah juga tetap dimunculkan dalam kegiatan selama 3 hari 2 malam ini, di antara adalah Sholat Fardlu, sholat malam berjamaah, tadarus AlQur’an, dan Lomba Ceramah Pildacil “Pilihan Da’i Mucil.
Perkemahan yang melibatkan para guru dan Pembina HW, serta 20 siswa kelas 8 sebagai Dewan Pengenal (DP) ditutup pada malam renungan Emotional and Spiritual Question (ESQ) bagi siswa siswi di dalam pendopo Bumi perkemahan.
Kunjungan Industri, Tadabur Alam dan Manasik Haji
Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan merupakan pendidikan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan menyiapkan kader Persyarikatan, kader Bangsa dan kader Pemimpin Umat dengan semboyan “Fastabiqul Khoirot” untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan kecerdasan yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Maksud Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah menyiapkan dan membina anak, remaja dan pemuda yang memiliki aqidah, mental dan fisik, berilmu dan berteknologi, serta berakhlaqul karimah, dengan tujuan terwujudnya pribadi muslim yang sebenar-benarnya dan siap menjadi kader Persyarikatan, Umat dan Bangsa. Kunjungan Industri, Tadabur Alam ini dan Manasik Haji dilaksanakan sebagai sarana kegiatan nyata dan evaluasi program latihan di Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Bentuk kegiatan pada paket acara ini adalah 1) Kunjungan Industri di Wilayah Bantul Yogyakarta; 2) Penjelajahan Alam; 3) Ceramah Manasik Haji; 4) Tadarus Al Qur’an; 5)Manasik Haji; 6) Bhakti Sosial Kemasyarakatan
Maksud kegiatan Tadabur Alam dan Manasik Haji adalah menanamkan, membina, dan mengembangkan : 1) Jiwa tauhid kepada Allah SWT sehingga betul-betul istiqomah; 2) Terbina hidup saling menolong, saling mengajak/memajukan, dan saling meminjami, Demikian juga terbina persaudaraan/ukhuwah (sesama manusia, seketurunan, sebangsa dan setanah air, antar agama, dan terutama seagama.3) Tertanam dalam dirinya rasa cinta tanah air sebagai anugerah Allah yang diamatkan untuk dimakmurkan. 4) Sarana Evaluasi kegiatan Kepanduan Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan Pelajaran Agama tahun pelajaran 2010-2011; 5) Kegiatan nyata guna menumbuhkan semangat patriotisme, disiplin, berkreasi dan mengembangkan kesetiakawanan, kepemimpinan dan ketrampilan. 6) Wawasan pengetahuan dan ketrampilan yang lebih luas dibidang Kepanduan Hizbul Wathan dan Kegiatan Manasik Haji; 7) Wawasan tentang kegiatan Usaha perekonomian, industri, peternakan serta pertanian.
Acara ini diikuti oleh semua siswa kelas 8 sejumlah 290 anak, berlangsung pada Sabtu-Ahad tanggal 7 s/d 8 Mei 2011 di Bantul Yogyakarta. Dengan didampingi sejumlah guru dan pegawai, acara ini ditutup oleh Kepala Sekolah di samping Bangunan Tiruan Ka'bah di sekitar gumuk pasir Parangkusumo Bantul Yogyakarta
Pesantren Ramadhan Guru dan Karyawan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Berlangsung selama sehari, Pesantren Ramadhan Guru dan Karyawan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta di Ramadhan 1432 H ini diisi oleh Sekretaris PP Muhammadiyah , Dr Agung Danarto dan Dr Khoruddin Basori, selaku sekretaris PWM Propinsi DIY. Pesantren ini mengangkat tema etos kerja dalam Islam, dihadiri 80 orang terdiri Guru dan Karyawan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Pesanren diadakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Islam dan Kemuhammadiyahan di kalangan warga Muhammadiyah dan memotifasi etos kerja yang benar di dalam Islam.
Sedikit petikan tentang materi etos kerja, syarat pokok agar setiap aktivitas kita bernilai ibadah ada dua, yaitu sebagai berikut.
Pertama, Ikhlas, yakni mempunyai motivasi yang benar, yaitu untuk berbuat hal yang baik yang berguna bagi kehidupan dan dibenarkan oleh agama. Dengan proyeksi atau tujuan akhir meraih mardhatillah.
Kedua, shawab (benar), yaitu sepenuhnya sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh agama melalui Rasulullah saw untuk pekerjaan ubudiyah (ibadah khusus), dan tidak bertentangan dengan suatu ketentuan agama dalam hal muamalat (ibadah umum).
Acara dibuka dan ditutup oleh Kepala Sekolah dan dilanjut workshop dan Rapat Kerja Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta.
Agenda Milad ke 69 SMP Muh 2 Yogyakarta
Tidak terasa, sekolah kami sudah memasuki milad ke 69. Untuk itu kami ingin mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk semuanya. Berikuti ini beberapa kegiatan dalam rangka milad ke 69 SMP Muh 2 Yogyakarta
Tes Uji Coba (TUC) UASBN yang diadakan pada hari ahad, 18 maret 2012 di SMP Muh 2 Yogyakarta
Bakti Sosial, Jumat 30 maret 2012 yang diadakan di PA Muhammadiyah
Pengajian Akbar, sabtu 31 maret 2012 yang diadakan di SMP Muh 2 YK dan pembicara oleh dr. H. Agus Taufiqurrohman, M.Kes (ketua PWM DIY)
Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR)
Siswa SMP Muh 2 Yogyakarta mengikui lomba LPIR atau Lomba Penelitian Ilmiah Remaja tingkat nasional yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional.
Lomba ini diadakan di Hotel Solo Paragon, tanggal 3 s/d 8 Oktober. Lomba kali ini diikuti oleh wakil DIY sebanyak 7 kelompok.
SMP muh 2 Yogyakarta mengangkat tema "Inovasi Konstruksi Penyaring Air Sederhana Berbasis Ziolit dan Arang Aktif" dibuat oleh Muchlis Luthfy, Hansel Anggi Muristio dan Gozali Wibowo.
Lomba ini dibagi dalam 3 kelompok yaitu IPA, IPS dan Teknologi. Kami ikut kelompok teknologi.
Sistem Pembayaran SPP dan Setoran Bank Jogja
Guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada siswa dan wali murid, sekolah SMP muh 2 Yogyakarta akan membangun sebuah sistem sederhana dan efektif untuk melayani pembayaran SPP dan setoran Bank Jogja. Sistem ini akan mencatat setiap transaksi pembayaran SPP dan setoran bank jogja, sehingga kapan pun bisa diperoleh laporan pembayaran dengan cepat dan akurat. Laporan pembayaran ini berguna untuk siswa, sekolah dan wali murid.
Saat ini sistem tersebut sedang dalam proses trial dan error.
Membaca Alquran di SMP Muh. 2 YK
Mulai tahun ajaran yang baru ini, sekolah kami SMP 2 muhammadiyah yogyakarta rutin tadarus dan belajar membaca al-quran, dimulai jam 7.00 - 7.40 pagi. Ini berlaku untuk karyawan dan siswa.
Harapannya, setelah lulus dari sekolah kami, anak-anak dapat membaca al-qur'an dengan fasih. Bagi karyawan diharapkan setelah pensiun bisa membaca al-qur'an dengan lancar, mengerti tajwid yang benar. Pada saat membaca alquran tersebut, pintu gerbang kami tutup. Tujuannya agar tidak mengganggu proses tadarus, juga mengajarkan kedisiplinan kepada siswa dan karyawan/guru. Pintu akan dibuka setelah jam 07.40. Biasanya siswa yang terlambat akan marah-marah didepan sekolah, tetapi hal ini wajar, karena mereka terlambat. Tetapi setelah beberapa hari, siswa yang terlambat tersebut tidak terlambat lagi. Mungkin malu sama temannya/guru.
Harapannya, setelah lulus dari sekolah kami, anak-anak dapat membaca al-qur'an dengan fasih. Bagi karyawan diharapkan setelah pensiun bisa membaca al-qur'an dengan lancar, mengerti tajwid yang benar. Pada saat membaca alquran tersebut, pintu gerbang kami tutup. Tujuannya agar tidak mengganggu proses tadarus, juga mengajarkan kedisiplinan kepada siswa dan karyawan/guru. Pintu akan dibuka setelah jam 07.40. Biasanya siswa yang terlambat akan marah-marah didepan sekolah, tetapi hal ini wajar, karena mereka terlambat. Tetapi setelah beberapa hari, siswa yang terlambat tersebut tidak terlambat lagi. Mungkin malu sama temannya/guru.
Cerita dari Kepala Sekolah
ada berita yang rasanya hilang dan hambar karena setiap jam 7 seluruh siswa dan guru ngaji 40 menit. namun pada tanggal 2 mei 2012 tidak seperti biasanya hal ini disebabkan adanya up hardiknas. maka ada anak yang menghadap kepala sekolah mengatakan berarti pagi ini tgl 2 mei 2012 tidak ngaji seperti biasa, kalau begitu kami tidak menikmati surga hari ini. Dijawab kepala sekolah insya Allah kamu mendapatkan ayo kita sholat dhuha bersama, karena dia bercanda saat dia akan wudhu bersama kepala sekolah.
Senin, 24 Desember 2012
Inilah yang Membuat Ajaran Syiah Ditentang Kalangan Sunni
Pertentangan Aliran Sunni dan Syiah memang tidak bisa dipungkri. Dua aliran ini ibarat air dan minyak yang tidak bisa bersatu. Bahkan, di negera Irak dan Iran pun kedua aliran ini selalu bertentangan karena memiliki pengikut yang sama besar.
Menurut Ketua MUI Jawa Timur KH Abdussomad Bukhori, jika sebuah negara terdapat dua aliran ini dengan kekuatan yang sama, maka negera tersebut tidak akan tentram. “Sunni dan Syiah memang tidak bisa ketemu. Rukun Imannya saja berbeda,” kata Abdussomad, Sabtu (31/12/2011).
Dia menjelaskan, selain itu ada beberapa perbedaan yang menonjol aliran Syiah dengan umat Islam pada umumnya. Seperti adzan saja berbeda. Di Syiah, lantunan adzan diubah ada tambahan dua bait. Kemudian dari ibadah sholatnya.
“Di Syiah sholatnya berbeda. Yakni, sholat Dzuhur dan Ashar digabung jadi satu. Kemudian juga dengan sholat Maghrib dan Isyak. Tak hanya itu, di aliran Syiah Jum’atan tidak wajib. Jika sudah sholat Dzuhur tidak perlu sholat Jum’at. Perbedaan itulah yang tidak bisa ketemu dengan umat Islam pada umumnya,” jelasnya.
Tak hanya itu, Nikah Mut’ah (kawin kontrak) juga diperbolehkan di Aliran Syiah. Selain itu, kalangan Syiah sering mencaci maki sahabat Nabi seperti Abu Bakar, Umar bin Khotob, Usman bin Affan karena dianggap telah merampas jabatan Nabi.
Abdussomad juga mengatakan, di aliran Syiah ini memang terbagi menjadi beberapa sekte. Yang intinya ada Sekte Syiah sestrem dan lunak. “Walau pun sekte yang lunak ini ajarannya tetap bertentangan dengan umumnya umat Islam,” tandasnya
UUK DIY disahkan, Garin Nugroho Ajak Sosialisasikan Lewat Jalur Pendidikan
Disahkannya UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY menjadi rahmat tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta. Karena selain bertepatan dengan Peringatan 67 tahun Amanat 5 September 1945 yang menjadi momen bergabungnya Kerajaan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berdaulat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengesahan ini juga bertepatan dengan Peringatan100 tahun Raja Yogyakarta yang kharismatik, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, yang jatuh 12 April 2012 lalu.
Tak ayal pengesahan RUUK menjadi UUK ini disambut dengan gembira oleh segenap lapisan masyarakat Yogyakarta. Berbagai kegiatan pun dilakukan untuk mensyukuri anugerah ini. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DIY bekerjasama dengan Sekretariat Bersama Keistimewaan Yoyakarta. Mereka menggelar pemutaran film Dokumenter "Sejarah Keistimewaan Yogyakarta dalam Arsip" yang diikuti Sarasehan UUK Provinsi DIY dengan menghadirkan pembicara Sutradara Nasional, Garin Nugroho, Rabu (5/9) di Bangsal Kepatihan Yogyakarta.
Kepala Bidang Arsip Statis BPAD DIY, Drs. Muh. Qosim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa guna menyambut disahkannya UUK DIY, BPAD DIY telah berhasil menyelesaikan pembuatan film dokumenter mengenai arsip-arsip keistimewaan DIY. Dalam film yang berdurasi 1 jam ini, BPAD merangkum arsip-arsip lama, mulai dari sejarah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, pecahnya perang dunia ke-2 di Eropa yang menyebabkan Raden Mas Dorojatun dipanggil kembali ke Indonesia dari studinya di Belanda, dilantiknya RM. Dorojatun menjadi Sultan HB IX, perjuangannya membantu kemerdekaan NKRI, hingga Amanat 5 September 1945 yang sangat terkenal itu.
Lebih lanjut, Qosim mengajak masyarakat untuk melindungi arsip. "Dengan melindungi arsip, banyak hal yang bisa terbantu. Pengesahan UUK DIY salah satunya juga karena adanya arsip-arsip lama yang mendukung Keistimewaan Yogyakarta", ungkapnya.
Sementara itu, Sutradara Nasional, Garin Nugroho, mengapresiasi film dokumenter yang telah diselesaikan oleh BPAD DIY bekerjasama dengan Sekretariat Bersama Keistimewaan Yogyakarta. Namun demikian, Garin menghimbau masyarakat untuk tidak berpuas diri dengan UUK DIY yang telah didapatkan dan film dokumenter yang telah dibuat. Garin mengajak masyarakat, terutama pemerintah, untuk membuat film dokumenter berseri mengenai Keistimewaan DIY, yang disosialisasikan ke sekolah-sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi.
"Melalui film dokumenter yang dibuat berseri ini, kita sosialisasikan pendidikan sejarah keistimewaan Yogyakarta dan apa yang sampai saat ini sudah dilakukan dan diperoleh Yogyakarta sebagai Daerah Istimewa. Film ini nantinya kita sosialisasikan kepada seluruh anak didik, pelajar, dan mahasiswa di DIY. Sehingga mereka bisa mengetahui, mengerti dan memahami makna Keistimewaan Yogyakarta, yang pada akhirnya mereka dapat dengan mantab menerima status istimewa itu, bahkan ikut menjaga dan melestarikannya hingga ke anak cucunya kelak", tutur Garin.
Tugu Jogja
Tugu Jogja merupakan landmark Kota Yogyakarta yang paling terkenal. Monumen ini berada tepat di tengah perempatan Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Jendral Soedirman, Jalan A.M Sangaji dan Jalan Diponegoro. Tugu Jogja yang berusia hampir 3 abad memiliki makna yang dalam sekaligus menyimpan beberapa rekaman sejarah kota Yogyakarta.
Tugu Jogja kira-kira didirikan setahun setelah Kraton Yogyakarta berdiri. Pada saat awal berdirinya, bangunan ini secara tegas menggambarkan Manunggaling Kawula Gusti, semangat persatuan rakyat dan penguasa untuk melawan penjajahan. Semangat persatuan atau yang disebut golong gilig itu tergambar jelas pada bangunan tugu, tiangnya berbentuk gilig (silinder) dan puncaknya berbentuk golong (bulat), sehingga disebut Tugu Golong-Gilig.
Secara rinci, bangunan Tugu Jogja saat awal dibangun berbentuk tiang silinder yang mengerucut ke atas. Bagian dasarnya berupa pagar yang melingkar sementara bagian puncaknya berbentuk bulat. Ketinggian bangunan tugu pada awalnya mencapai 25 meter.
Semuanya berubah pada tanggal 10 Juni 1867. Gempa yang mengguncang Yogyakarta saat itu membuat bangunan tugu runtuh. Bisa dikatakan, saat tugu runtuh ini merupakan keadaan transisi, sebelum makna persatuan benar-benar tak tercermin pada bangunan tugu.
Keadaan benar-benar berubah pada tahun 1889, saat pemerintah Belanda merenovasi bangunan tugu. Tugu dibuat dengan bentuk persegi dengan tiap sisi dihiasi semacam prasasti yang menunjukkan siapa saja yang terlibat dalam renovasi itu. Bagian puncak tugu tak lagi bulat, tetapi berbentuk kerucut yang runcing. Ketinggian bangunan juga menjadi lebih rendah, hanya setinggi 15 meter atau 10 meter lebih rendah dari bangunan semula. Sejak saat itu, tugu ini disebut juga sebagai De Witt Paal atau Tugu Pal Putih.
Perombakan bangunan itu sebenarnya merupakan taktik Belanda untuk mengikis persatuan antara rakyat dan raja. Namun, melihat perjuangan rakyat dan raja di Yogyakarta yang berlangsung sesudahnya, bisa diketahui bahwa upaya itu tidak berhasil.
Bila anda ingin memandang Tugu Jogja sepuasnya sambil mengenang makna filosofisnya, tersedia bangku yang menghadap ke tugu di pojok Jl. Pangeran Mangkubumi. Pukul 05.00 - 06.00 pagi hari merupakan saat yang tepat, saat udara masih segar dan belum banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang. Sesekali mungkin anda akan disapa dengan senyum ramah loper koran yang hendak menuju kantor sirkulasi harian Kedaulatan Rakyat.
Sore hingga tengah malam, ada penjual gudeg (masakan khas Yogyakarta) di pojok Jl. Diponegoro. Gudeg di sini terkenal enak dan harganya wajar. Anda bisa makan secara lesehan sambil menikmati pemandangan ke arah Tugu Jogja yang sedang bermandikan cahaya.
Begitu identiknya Tugu Jogja dengan Kota Yogyakarta, membuat banyak mahasiswa perantau mengungkapkan rasa senangnya setelah dinyatakan lulus kuliah dengan memeluk atau mencium Tugu Jogja. Mungkin hal itu juga sebagai ungkapan sayang kepada Kota Yogyakarta yang akan segera ditinggalkannya, sekaligus ikrar bahwa suatu saat nanti ia pasti akan mengunjungi kota tercinta ini lagi.
Pendidikan Karakter Budaya, Tak Jadi Beban
Pendidikan Berbasis Karakter Budaya telah menjadi bagian dari KBM yang tercantum dalam Perda no. V tahun 2011. Menurut Kadinas Disdikpora, Drs. K. Baskara Aji integrasi budaya tersebut tidak perlu ditambahkan dengan muatan lokal, melainkan secara dinamis sudah diterapkan bersamaan dengan falsafah Jawa, Hamemayu Hayuning Bawana, Golong Gilig, Sawiji, Greget, Sengguh Ora Mingkuh yang selama ini masih diimplementasikan di masyarakat DIY.
Menyadari begitu efektifnya pendidikan yang kemudian banyak dijejali program, dalam workshop Penyelenggaraan Pendidikan dalam perda no.V tahun 2011 di Hotel Ros-in (12/12), Kadinas memberi contoh sederhana, "Pendidikan Karakter Budaya ini jangan dipikir sebagai beban, karena dalam penyelenggaraan KBM sehari-hari secara tanpa disadari sudah terjalin dengan unsur-unsur karakter budaya, misalnya siswa berdialog dengan guru menggunakan bahasa Jawa atau akhlak nya. Intinya agar tak hanya nilai akademik saja yang didapatkan, namun termasuk terbentuknya pribadi yang baik hati".
Prof.DR.Ir. Budi Santoso Wignyosukarto, Dipl.HE., Staff Ahli Pendidikan Gubernur DIY, yang juga menjadi salah satu penyusun substansi Perda merumuskan bahwa dengan adanya Pendidikan Berbasis Budaya akan membentuk manusia Indonesia masa depan yang cerdas secara intelektual, spiritual, emosional sosial, kinestetis.
"Kini budaya berkembang, Budaya Nusantara beradaptasi dengan budaya baru, maka bisa jadi suatu saat nanti ada olimpiade macapat" candanya ketika menjadi narasumber acara.
Pendidikan berbasis budaya yang tergerus oleh perkembangan zaman, dapat dilihat dari mapel Bahasa Jawa yang belakangan menjadi momok dibandingkan Matematika. Dari hasil pemantauan hal ini ditengarai karena penyampaian materi yang rumit, sehingga anak didik pun sudah ber mindset sulit.
Meskipun baru saja disahkan awal tahun 2011, Pendidikan Berbasis Budaya sendiri telah dikenal luas oleh masyarakat, karena kental nya falsafah Jawa yang masih dipercaya kalangan massiv. Setelah uraian singkat dari para narasumber, peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah RSBI sejumlah 30 orang melanjutkan dengan berdiskusi panel.
Dengan adanya diskusi tersebut maka akan diperoleh sebuah solusi, "Temukan rumusan yang baik, untuk implementasi selanjutnya" akhiri Kadinas dalam sambutannya.
Kebermanfaatan Helpdesk ICT EQEP Mulai Dirasakan Sekolah
Pada tahun 2010 hingga tahun 2012, pelaksanaan Program ICT EQEP di 500 sekolah masih mendapat dampingan dari Kementrian Kominfo melalui Konsultan ICT EQEP. Namun setelah tahun 2012, Kemkominfo akan melepas pendampingannya, dan menyerahkan seluruh pendampingan pelaksanaan Program ICT EQEP kepada Dinas Dikpora DIY dan BTKP DIY.
Oleh karena itu, untuk mempersiapkan diri guna mendampingi pemanfaatan TIK di 500 sekolah melalui program ICT EQEP, BTKP Dinas Dikpora DIY telah membentuk Tim Helpdesk Program ICT EQEP. Tim ini terdiri dari 7 orang yang memiliki spesifikasi khusus di bidang komputer, jaringan dan multimedia. 5 akan menjadi helpdesk konten, dimana nantinya masing-masing dari 5 orang tersebut akan melayani 1 Kabupaten/Kota ( 1 kabupaten/kota dilayani 1 orang helpdesk konten). Sedangkan 1 orang bertugas untuk menjadi helpdesk infrastruktur dan jaringan. Dan 1 orang lagi menjadi helpdesk Server Internet Data Center (IDC).
Fungsionalitasnya sudah terasa salah satunya saat SDN Klegung sebagai salah satu SD di wilayah Tempel, Sleman, mendapatkan masalah pada konektivitas jaringan komputer server dan klien. SD yang telah mendapatkan bantuan komputer program ICT EQEP di tahun 2010, mengeluhkan tidak bisa diaksesnya konten pembelajaran pada Server. Sang pengelola Lab, Rizky, segera menghubungi Helpdesk Program ICT EQEP untuk wilayah Sleman, Muhammad Totok Prabowo. Setelah dihubungi, Totok segera berkoordinasi dengan PT. Compnet selaku provider konten pembelajaran pada program ICT EQEP. Tidak selang lama, Totok dan Tim Compnet segera datang ke lokasi SD N Klegung 1 Tempel, Sleman.
Sesampainya di SD N Klegung Tim Helpdesk segera disambut oleh Pengelola Lab dan dipersilakan untuk masuk ke Lab ICT EQEP. Pada saat pertama kali masuk Lab dan dilaksanakan ujicoba pengaksesan konten, terbukti memang konten yang ada di server tidak dapat diakses. Sejurus kemudian, tim segera mengecek konektivitas PC-Server dengan Wireless Access Point (Wi-fi), dilanjutkan konektivitas Client dengan Server melalui Wi-Fi. Ternyata berdasarkan hasil tes koneksi menggunakan fasilitas ping, antara client dan server tidak konek.
Setelah itu, tim mencoba untuk merestart Wifi Access Point, merestart PC-Client/Siswa, dan merestart PC-Server. Ternyata tetap tidak bisa terkoneksi antara Client dan Server. Kabel yang menghubungkan Server-Wifi-Router pun juga sudah dicek dan berulang kali diganti, tetapi tetap belum bisa terkoneksi. Demikian pula dengan IP Address yang ada di Server maupun Client, sudah dipastikan benar, namun juga belum bisa terkoneksi.
Akhirnya setelah mencoba beberapa langkah bahkan hingga masuk ke root dari Server Linux, ditemukanlah permasalahannya bahwa Service Firewall di server belum dihidupkan. Firewall yang ada pada Server ICT EQEP telah diatur untuk mengaktifkan service-service yang memperbolehkan konektivitas antara Client dan Server. Jika Firewall mati, maka tentu saja Server dan Client tidak dapat terkoneksi, yang pada akhirnya materi ajar yang ada pada Server tidak dapat diakses pada Client.
Setelah service Firewall dihidupkan, barulah konten pembelajaran yang ada di Server bisa diakses oleh Client. Dengan demikian, maka selesailah permasalahan yang terjadi di SDN Klegung 1. Pengelola Lab pun berjanji akan menyampaikan kepada Kepala Sekolah bahwa konten pembelajaran di Lab EQEP sudah bisa diakses kembali, sehingga para Guru pun bisa kembali mengajar menggunakan konten pembelajaran yang ada di server Lab EQEP.
Sabtu, 22 Desember 2012
Opick feat Pandawa 5
Lagu marawis tahun lalu, saya termasuk anggotanya
Intro : Am E Dm E Am 2x
Am E
Teranglah hati teranglah jiwa
Dm E Am
Teranglah hidup dengan rahmatNya
Am E
Kan diberikan segala ampunan
Dm E Am
Untuk tiap diri dengan pertaubatan
INterlude : Am E Dm E
Am E
* Kepada Allah semua kan berakhir
Dm E Am
Waktu dan dunia hanyalah milikNya
Am E
Suka dan duka bagai nyanyian
Dm E Am
Yang mengiringi setiap langkah kita
Dm Am
Allahu robbi yang Maha Pengasih
E Am
Yang memberi rizki setiap insan
Dm Am
Allahu robbi yg maha penyayang
E Am
Akan memaafkan setiap kekhilafan
E Am
Biar akan hilang cahayamu menerawang
E Am
Mendung belaian angin yang menghantarkan
Dm Am
Semua karena ke khasidahNya
Dm Am
Semua karena kasih dan sayangNya
Dm E Am
Semua karena rahmadNya
Interlude : Am E Dm E Am 2x
Balik ke *
Bm F#
** Teranglah hati teranglah jiwa
Em F# Bm
Teranglah hidup dengan rahmatNya
Bm F#
Kan diberikan segala ampunan
Em F# Bm
Untuk tiap diri dengan pertaubatan
Balik ke ** 2x
CHORD GITAR MARS MUHAMMADIYAH
Am
(*) Sang surya tetap bersinar
Am Dm
Syahadat dua melingkar
Dm Am
Warna yang hijau berseri
E Am
Membuatku rela hati
Am
(**) Ya Allah tuhan robbiku
Am Dm
Muhammad junjunganku
Dm Am
Al-Islam agamaku
E Am
Muhammadiyah gerakanku
Am G F Am
Reff : Ditimur fajar cerah gemerlapan mengusik kabut hitam
Dm Am F E
Menggugah kaum muslimin tinggalkan peraduan
Am G F Am
Lihatlah matahari telah tinggi diufuk timur sana
Dm Am F E
Seruan illahi robbi sami'na waatokna
Jumat, 21 Desember 2012
Kedatangan Tamu dari SMP Negeri 1 Lampung
Pada tanggal 15 febuari 2012, sekolah kami kedatangan tamu guru dan siswa dari SMP negeri 1 lampung. Siswa ini terdiri dari siswa-siswa kelas science. Tujuan kedatangan ke sekolah kami untuk studi banding dan perkenalan antar siswa.
Hal ini dapat mempersatukan siswa seIndonesia
Kesan Petugas UP. Hardiknas
Diluar dugaan pada tanggal 2 mei sejak jam 7.00 dilaksanakan up. hardiknas sangat menakjubkan. Langkah langkah tegap, suara aba aba yang lantang, pembukaan UUD 45, lagu indonesia raya, lagu nasional, doa, pengibaran sang merah putih tidak kalah gegap gempitanya jika dibandingkan dengan siswanya. alhasil pelaksanaan up. bendera berjalan mulus dan lancar. Semula guru agak menolak tetapi setelah dilaksanakan dengan sukses maka guru malah meminta untuk dijadikan petugas lagi diwaktu waktu yang akan datang.
Pembentukan Karakter SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta.
Sedikit mampir aja gan
dalam hal pembentukan karakteristik seluruh siswa smp muh 2, guru dan karyawan untuk membiasakan membaca al-quran di sekolah dari jam 7-7.40 dan pembiasaan sholat dhuha.
Sekilas Info SMP Muh 2 Yogyakarta
1. Menanggapi adanya peraturan pemerintah no 60 tahun 2011, maka SMP Muh 2 All Out menyusun RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah) untuk di susun guna diajukan ke persyarikatan Muhammadiyah dan dilanjutkan ke pemerintah (Dinas pendidikan)
2. Untuk meningkatkan mutu SDM, guru karyawan dalam penguasaan baca al-quran maka seluruh guru karyawan diadakan progres report yang dipandu oleh program sekolah diharapkan dari hasil progres report tersebutdapat dipantau kemajuan penguasaannya.
berita untuk siswa kelas 9
bagi siswa yang masuk sekolah kelas 9 pada saat jam kerja terpaksa tidak boleh masuk oleh petugas sekolah/satpam/guru piket. hal ini para siswa tidak seragam dan memakai baju bebas yg beraneka ragam. maka demi pembentukan karakter disiplin dan berpegang teguh janji apapun alasannya. urusan sekolah harus menggunakan seragam lengkap seperti hari biasa. semula para siswa menolak akhirnya. melaksanakan dengan sadar dan iklas.
Tadabur Alam Kelas 8
dalam rangka menumbuh kembangkan pendidikan karakter maka kelas 8 smp muh 2 yogya merencanakan studi lapangan mengamati keindahan alam disekitar parangtritis, pertania di bantul, penanaman buah naga dan mengamati industri kecil di daerah bantul contoh peyek tumpuk, kerajinan batik, kerajinan wayang kulit, budidaya pelihara lembu, penanaman padi. semua itu telah disiapkan dan akan diterjunkan ke lapangan tanggal 16-17 mei 2012. dan malam hari diajak renungan mendengarkan ombak menghitung bintang dilangit, mendengarkan serangga malam sekaligus membesarkan asma Allah dalam kegiatan pembentukan karakter ESQ. selamat mengikuti. Dan sekarang muridnya pun menjadi kelas 9, kita tinggal menunggu tadabur alam season berikutnya.
Tutup Akhir Tahun
SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta menggelar beberapa acara dalam peristiwa akan berakhirnya tahun 2012 ini. Kepala Sekolah Sudah Berganti dan acara acara sudah banyak di gelar. Mulai dari PENSI, piknik kelas 8 ke Pare dan Bali, Class Meeting,dll. Mengingat sekarang sudah memuat hari libur, diharapkan Pembangunan SMP Muhammadiyah 2 Yogayakarta ini akan terus melanjutkan pembangunan guna memperbanyak fasilitas-fasilitas yang ada di sekolah ini.
Tompo Rapot
Alhamdulillah tompo rapot sedang dilaksanakan dan mudah mudahan berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan oleh siswa siswi SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Sekolah memang mengharapkan kerja keras peserta didik SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta karena dapat mengembangkan citra Muhammadiyah sebagai siswa yang unggul dalam Pendidikan Internasional. Keprofesionalitas yang diharapkan oleh para guru dengan memperingati siswa didik SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta untuk selalu menutupi lubang lubang nilai yang masih dibawah 8.
Kamis, 20 Desember 2012
Kominfo dan Dikpora Dorong Sekolah Segera Manfaatkan ICT EQEP
Kembali, untuk meningkatkan motivasi sekolah dalam memanfaatkan program ICT EQEP, Kementerian Kominfo yang diwakili oleh Konsultan ICT EQEP, bekerjasama dengan Dinas Dikpora DIY menyelenggarakan sosialiasasi pemanfaatan program ICT EQEP. Sosialisasi ini dilaksanakan di seluruh Dinas Dikpora Kabupaten/Kota, dengan menghadirkan Kepala Sekolah dari sekolah-sekolah yang sudah menerima peralatan TIK pada program ICT EQEP.
Di Gunungkidul, Sosialisasi diadakan di Dinas Dikpora Gunungkidul, dengan dihadiri oleh 77 Kepala Sekolah yang sekolahnya telah menerima bantuan peralatan TIK. Pada sosialiasi ini, Konsultan ICT EQEP menyampaikan hasil penilaian yang dilakukan di sekolah-sekolah yang telah menerima program ICT EQEP. Penilaian dikategorikan menjadi nilai A, B, dan C, dimana nilai A berarti sekolah telah mengembangkan program ICT EQEP untuk mendukung proses pembelajaran berbasis TIK. Kategori B berarti sekolah baru menggunakan Laboratorium saja untuk pembelajaran TIK. Sedangkan kategori C berarti sekolah sama sekali belum memanfaatkan Laboratorium ICT EQEP untuk pembelajaran.
"Dari hasil penilian kami, Gunungkidul termasuk mendapat ranking yang terendah, karena hanya 9% saja yang mendapatkan nilai A, 74% mendapatkan nilai B, dan 17% sekolah mendapatkan nilai C. Maka dari itu, dengan diuraikannya data penilaian ini, semoga sekolah bisa segera bangkit untuk memanfaatkan. Karena jika tidak, ada kemungkinan kami tindak lanjuti dengan memindahkan peralatan komputer ke sekolah yang lebih membutuhkan", ujar Ira Promasanty, salah satu anggota Konsultan ICT EQEP.
9% sekolah di Gunungkidul yang telah mendapatkan nilai A, 3 diantaranya yang terbaik adalah SMP N 1 Patuk, SD Logantung 1, dan SMPN 1 Panggang. Sementara untuk wilayah Sleman, tiga besar sekolah terbaik jatuh pada SMPN 1 Mlati, SMPN 2 Mlati, dan SD Muhammadiyah Condongcatur. Kulonprogo menempatkan 3 sekolah, yakni SDN Brosot, SMP 1 Nanggulan, dan SMP 1 Wates sebagai sekolah terbaik. Kabupaten Bantul menempatkan 6 sekolah sebagai sekolah terbaik dalam hal pemanfaatan program ICT EQEP, yakni SMPN 1 Bantul, SDN 2 Padokan, SD Muhammadiyah Bodon, SD Sendangsari, SD Patalan Baru, dan SMP 1 Sedayu.
Pada sekolah-sekolah yang sudah mendapatkan nilai A ini, materi ajar sudah digunakan dan terjadwal dengan teratur. Guru kelas maupun Guru mata pelajaran pun sudah aktif menggunakan dan mengembangkan materi ajar. Bahkan materi ajar maupun materi uji, aksesnya sudah dipeluas hingga ke kelas-kelas, sehingga Guru dalam mengajar di kelas, bisa mengakses materi pembelajaran yang ada di server Lab ICT EQEP.
Melihat kondisi ini, Kadinas Dikpora DIY yang diwakili Kasi Data dan TI, Singgih Raharjo, SH., M.Ed., menyampaikan harapannya agar sekolah segera memanfaatkan bantuan yang telah diberikan. Selain itu, para Guru maupun Teknisi yang telah didiklat oleh Dikpora dan BTKP DIY, diharap berperan aktif dalam pengembangan, pemanfaatan, dan pemeliharan peralatan TIK di sekolah. "Jika ada permasalahan ataupun ganjalan yang menyebabkan tidak dimanfaatkannya program ICT EQEP, jangan sungkan-sungkan untuk dilaporkan segera ke Dinas Dikpora DIY maupun BTKP DIY. Sehingga apa yang telah kita usahakan bersama lewat program ICT EQEP ini dapat dimanfaatkan oleh sekolah dengan maksimal", ujarnya.
RSBI Tidak Bertentangan dengan Konstitusi
Liputan6.com, Jakarta: Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suyanto mengatakan, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) merupakan pendidikan yang bertujuan mengembangkan sekolah berkualitas sebagai pusat unggulan pendidikan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda persidangan keterangan saksi dari pihak pemerintah, terkait sidang judicial review Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 50 ayat (3) terhadap Pasal 31 UUD 1945 tentang dasar hukum Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) hari ini, Selasa (6/3), di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat.
"Menurut hemat kami, RSBI tidak bertentangan dengan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Suyanto.
Menurut Suyanto, RSBI merupakan suatu sistem yang berfungsi mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu dan kreatif, sehingga tidak bertentangan dengan UUD 1945.
Lebih jauh Suyanto menjelaskan, kehadiran RSBI merupakan tuntutan dalam memenuhi perkembangan kondisi sekarang ini menuju persaingan global. Sehingga memunculkan tuntutan baru dalam segala aspek, termasuk daya saing pendidikan Indonesia.
Ketua MK Mahfud MD selaku pimpinan sidang menyatakan, sidang akan dilanjutan kembali pada Selasa (20/3) mendatang, dengan agenda mendengarkan saksi ahli dan pemohon.
Seperti diketahui sebelumnya, sidang uji materi ini digelar setelah Koalisi Anti Komersialisasi Pendidikan mengajukan judicial review (uji materi) dalam pasal UU Sisdiknas. Karena RSBI dianggap bertentangan dengan semangat dan kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Selain itu, munculnya RSBI disinyalir menimbulkan dualisme pendidikan Indonesia, bentuk baru liberalisasi pendidikan, dan berpotensi menimbulkan diskriminasi dalam bidang pendidikan serta berpotensi menghilangkan jati diri bangsa Indonesia yang berbahasa Indonesia. (ARI)
Field Trip ke Kawasan Pembudidayaan Buah Naga
field trip yang dilakukan siswa smp muh 2 di kabupaten bantul yaitu pembudidayaan buah naga, susu perah yang dikemas dalam kegiatan smp muh 2 untuk mengenalkan budaya lokal dalam bidang ekonomi sosial kerakyatan. ternyata memiliki karakter pedesaan yang cukup unik dipelajarinya. Ternyata buah naga memiliki khasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, menetralkan kolesterol dan lain sebagainya. Untuk itu perlu dibuktikan dalam studi ilmiah dan sekaligus dijadikan pengalaman siswa untuk penelitian lebih lanjut.
Sekolah Swasta Juga Kembangkan RSBI
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah-sekolah swasta juga dikembangkan menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Program internasionalisasi pendidikan di sekolah swasta ini dinamakan RSBI mandiri.
Sekolah tidak dapat bantuan dari pemerintah. Sekolah mencari dana sendiri dari orang tua atau wali siswa.
-- Suprapto
"Sekolah tidak dapat bantuan dari pemerintah. Sekolah mencari dana sendiri dari orang tua atau wali siswa," kata Suprapto, Kepala SMP Muhamadiyah 2 Yogyakarta, yang hadir sebagai saksi ahli dari pemerintah dalam sidang soal Kebijakan RSBI/SBI di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (20/3/2012).
Suprapto mengatakan sekolahnya tertarik mengembangkan RSBI karena ingin memberikan pilihan bagi siswa untuk mendapat pendidikan yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. Di sekolah ini, RSBI belum diterapkan di semua sekolah, tetapi sistem per kelas.
Ketika penerimaan siswa baru usai, sekolah menawarkan kelas RSBI kepada siswa yang dinilai memenuhi syarat akademis dan nonakademis. Siswa harus punya nilai rata-rata minima 7,00 dan kesanggupan orang tua membiayai.
Menurut Suprapto, sekolah yang ikut RSBI mandiri tidak mendapat bantuan dana apapun dari pemerintah. Namun, kesempatan pelatihan saja yang diberikan pemerintah.
Siswa RSBI membayar SPP lebih mahal yakni Rp 250.000 per bulan, sedangkan siswa reguler Rp 200.000. Pengeluaran bisa bertambah besar ketika siswa harus berkunjung ke luar negeri untuk acara pertukaran pelajar, antara lain ke Malaysia dan Australia.
"Dalam pikiran saya sederhana saja kenapa memilih RSBI mandiri. Kami mau anak-anak dari sekolah kami bisa sukses di skala lokal hingga nasional," kata Suprapto.
Kecelakaan BIS
innalilahi wainnailaihi roji'un, telah terjadi kecelakaan bis angkatan 014 saat peknik bersama dalam acara tutup tahun, semoga selamat dan sentosa atas kejadian tersebut, kita yang ada disini harus senantiasa mendoakan mereka.
Selasa, 18 Desember 2012
SMP Muh 2 Pasang Tower untuk Internet Baru
Saat ini, SMP Muh 2 Yogyakarta tengah memasang tower untuk sambungan internet yang lebih cepat dan lebik baik. Dulunya, koneksi internet kami menggunakan line telp, sehingga kadang menggangu komunikasi telp dan kecepatan internet jadi turun. Efeknya, ketika siswa praktik menggunakan komputer dan internet, koneksinya turun dan pelajaran menjadi terhambat.
Untuk itu kami ingin mengganti internet dengan sambungan wireless dengan antena grid yang lebih baik, koneksi dengan dedicated bandwidth 2Mbps. Mungkin internet baru ini akan tersambung dalam beberapa hari ini. Semoga dengan usaha ini, koneksi jaringan di tempat kami jadi lebih baik
menyambut pagi yang cerah SMP Muh 2 Yogyakarta
1. pada saat jam 07.00 WIB tepat, pintu gerbang ditutup, siswa yang terlambat tidak bisa masuk. Saat itu diadakan kegiatan tadarus seluruh guru dan karyawan selama 40 menit. bagi bapak ibu guru /karyawan juga tadarus dan belum bisa membaca al-quran dbimbing di mushola. setiap kelas diampu oleh guru membaca/menghafal ayat al-quran yang sudah ditetapkan oleh tim kompetensi keislaman.
2. Selesai tadarus dan hafalan al-quran di komando oleh kepala sekolah melalui studio informasi center bersama sama menyanyikan: lagu kebangsaan, lagu wajib dan lagu mars muhammadiyah sang surya. Hal ini rutin dilakukan
3. Ternyata setelah dilaksanakan mempunyai hikmah yang bagus, dapat menambah cinta tanah air, etos kerja serta memupuk rasa ketakwaan terhadap Yang Kuasa (Allah SWT)
Futsal SMP MUhammadiyah 2 Yogyakakrta
laskar futsal smp muh 2 yogyakarta bertanding menghadapi smp lain dengan penuh semangat dan gegap gempita. kepala sekolah disuruh menandatangani surat pernyataan jika berkelahi kena denda 5 juta, namun kepala sekolah tidak mau alasannya tidak mendidik anak. Solusinya pertandingan tetap dilaksanakan, jika melanggar sangsi dijatuhkan kepada siswa sesuai tatip yg disetujui bersama.
Lab Baru ICT Sudah Bisa Digunakan
SMP Muh 2 YK mendapatkan bantuan sebanyak 20 komputer dengan sistem operasi Linux. Komputer bantuan ini digunakan untuk lab ICT yang nantinya akan digunakan siswa untuk lebih berinteraksi dengan komputer, seperti menjawab soal secara online, melihat materi secara online, ujian online, tugas tugas yang berhubungan dengan komputer.
Siswa RSBI Sister School ke Casterton Secondary Collage
Dalam rangka mencari ilmu dan pengalaman, sebanyak 11 siswa dari kelas RSBI mengadakan sister school ke Casterton Secondary Collage, victoria australia. Mereka didampingi oleh 2 orang guru. Acara ini didukung dengan biaya mandiri, tanpa campur tangan sekolah. Sekolah hanya menfasilitasi saja.
Bakti Sosial Ke Gudung Kidul dan Prambanan
Musim kemarau ini sungguh panjang. Daerah daerah yang sulit air sudah mulai kekeringan, seperti didaerah gunung kidul dan prambanan. Untuk itu, sebagai rasa solidaritas dan kemanusiaan, SMP Muh 2 Yogyakarta menggalang dana untuk bantuan pengadaan air bersih sebesar Rp 16.383.000 yang mana dana diatas berasal dari guru, karyawan, siswa, teman -teman PPL UAD dan UIN.
Penyerahan dilakukan oleh Humas dan Guru BK serta Bpk. Kepala Sekolah
Dengan adanya bantuan air bersih ini, kami mengharapkan bisa meringankan beban kekeringan ini
Syawalan Keluarga Besar SMP Muh 2 YK
Pada hari minggu tanggal 26 agustus diadakan syawalan keluarga besar SMP Muh 2 Yogyakarta yang dihadiri oleh keluarga guru dan karyawan. Acara dimulai pukul 08.30 sampai dengan selesai. Acara syawalan diisi dengan pengajian yang memiliki inti
kata pak Ustad Kh Choiruddin Basyori di Pengajian syawwalana mucil :
Manusia Level 1 : serba tidak kepeneran, ada apa" dikomentari, terutama komentar yg tdk baik ....
Manusia Level 2 : Bisa menahan diri, tapi disimpan di dalam hati .... (rentan stroke)
Manusia Level 3 : semua serba kepeneran, manusia yg pemaaf, segala sesuatu disyukuri ...hati bersih, niat bersih ....pentingkan amal baik...
PENSI ANAK KELAS 9
HEBOH sekali melihat kemeriaan Lomba Pensi SMP MOechild ini, banyak sekali acara-acara yang telah di susun oleh panitia atau pun crew yang berusaha melancarkan acara pensi ini, ada drama yang romantis yaitu drama Romeo and Juliet, dan masih banyak acara acara lainnya seperti permainan musik biola dan band anak kelas 9. Tak ketinggalan terdapat penampilan dari Bumun, band dari luar.
bahkan ada tarian dari salah satu anak SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, pokok nya seru banget.
berikut ini gambar gambar pensi :
perform dari anak kelas 9F yang mendapat juara 2
anak yang mendapat juara class metting
fans fanatik atau piyeee ngono
Selasa, 28 Agustus 2012
PEMBUKAAN
HALLO PARA MOECHILD, SAYA SALAH SATU MURID SMP MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKATA YANG INGIN MEMBAGI CERITA MOECHID DISINI, YANG PUNYA INFO LEBIH BANYAK, PLEASE COMMENT YA...
Senin, 27 Agustus 2012
Komite Sekolah.
Semenjak diluncurkannya konsep Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah dalam sistem manajemen sekolah, Komite Sekolah sebagai organisasi mitra sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya turut serta mengembangkan pendidikan di sekolah. Kehadirannya tidak hanya sekedar sebagai stempel sekolah semata, khususnya dalam upaya memungut biaya dari orang tua siswa, namun lebih jauh Komite Sekolah harus dapat menjadi sebuah organisasi yang benar-benar dapat mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa dari masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di sekolah serta dapat menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di sekolah.
Agar Komite Sekolah dapat berdaya, maka dalam pembentukan pengurus pun harus dapat memenuhi beberapa prinsip/kaidah dan mekanisme yang benar, serta dapat dikelola secara benar pula.Tautan di bawah ini disajikan tentang apa itu Komite Sekolah, bagaimana proses pembentukan pengurus Komite Sekolah, bagaimana mengelola Komite Sekolah, mengapa Komite Sekolah perlu direvitalisasi. Tulisan ini diperoleh dari berbagai sumber. diantaranya dari Depdiknas, dan Drs. Suparlan, M.Ed. dari Tim Pengembangan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.
Minggu, 26 Agustus 2012
Prestasi Guru
- Inovasi Pembelajaran 2001 IV V Depdiknas
- Keratifitas mengajar 2002 II V LIPI
- Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2002 IV V Depdiknas
- Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2003 Harapan III V Depdiknas
- Sutarto Wasit Terbaik 2004 3 V KONI DKI
- Sugeng S. Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2003 Finalis V Depdiknas
- Sugeng S. Guru Berprestasi SMP / MTs 2004 III V Dinas P & K Prop. Jawa Barat
- Sugeng S. Guru Teladan 2004 I V Dinas P & K Kabupaten Sukabumi
- Bahar S. Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2005 Finalis V JSIT
- Bahar S. Lomba Inovasi pembelajaran SMP 2006 III Balitbang Non Depdiknas
- Bahar S. Guru Berprestasi SMP 2007 V Dinas P & K Kabupaten
- Bahar S. Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2007 Finalis V Depdiknas
- Bahar S. Konferensi Guru Indonesia 2006 Pemakalah Terpilih V Sampurna Foundation Provisi Education
- Bahar S. juara III,Lomba Guru Kreatif III se Jawa 2008,diselenggarakan di Semarang
Pesantren Ramadhan 1433 H
Alhamdulillah, selesai juga Pesantren Ramadhan 1433 H. pelaksanaan pesantren ini memang terbilang sebentar. Bagaimana tidak, selama seminggu, sekolah ingin menggilir murid muridnya dari kelas 7 pria dan wanita sampai kelas 9 pria wanita, kira-kira ada 6 hari. Itu pas dengan seminggu penuh. Itu sebabnya kenapa begitu. Walaupun begitu, murid-murid tetap senang. jadwal kegiatannya adalah :
- Praktek sholat.
- Ceramah.
- Berbuka minum.
- Sholat Maghrib.
- Buka Bersama.
- Tadarus.
- Sholat Isya.
- Sholat Tarawih.
- Pulang.
Profil SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Periode Pimpinan Bapak. Dalhar BKN ( 1944 – 1947)
Dalam Periode ini SMPPM semakin berprestasi. Hal ini ditandai dengan mendapat kepercayaan oleh Inspeksi SMP Jawa tengan dan mendapat subsidi penuh dari pemerintah.
Periode Kepemimpinan Bapak H. Abdulgani Dwijosuparto (1947 –
1955)
Terpilihnya estafet kepemimpinan kepada Bapak H. Abdulgani Dwijosuparto karena beliau seorang mubaligh Muhammadiyah dan memiliki latar belakang pendidikan yang memadai.
Periode pimpinan Bapak R. Soeyono Soemodinoto (1955 – 1970)
Pada periode ini yang menonjol dengan ditegakkanya disiplin baik siswa, guru, dan karyawan. Pada masa ini pula mulai adanya regu drumb band yang selalu eksis dalam setiap kesempatan. Setiap tahun siswa selalu mengikuti Ujian Negara dengan hasil yang memuaskan.
Periode Ibu Badriyah Solihin ( 1970 – 1981)
Prestasi yang menonjol yaitu terjalinya hubungan kerjasama dengan wali murid. Maka pada tahun 1971 dibentukklah IKWAM (Ikatan Wali Murid Muhammadiyah), yang sekarang disebut BP3 atau Komite Sekolah. Pada
Saat itu diketuai oleh Bapak H.Amin Syahri / Bpk H. Thirus. Beliau berjasa mengembalikan Paviliun Jl. Sultan Agung No.14 ke Muhammadiyah.
Periode Bapak H.Ali Arifin (1981 – 2002)
Pada masa kepemimpinan beliau, upaya pemindahan pergedungan dari Jl. Sultan Agung ke Jl. Kapas dapat terlaksana pada tahun 1984. Selanjutnya pada pada masa kepemimpinannya selama 21 tahun SMP Muhammadiyah 2 Putri dapat kita catat beberapa hal penting, antara lain;
Adanya pembenahan SDM, sarana dan prasarana pendidikan, system evaluasi pengajaran dan telah mencapai prestasi yang menggembirakan. Dalam mengikuti EBTANAS, prestasi yang siswi-siswi SMP Muhammadiyah 2
Putri dapat memperoleh NEM yangsangat memuaskan dan dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Alumninya tersebar di sekolah-sekolah favorit baik negeri maupun swasta.
Dalam kegiatan ekstra kurikuler seperti Tonti, Drumband, Mading, Qiro’ah, PMR, Bahas Inggris, Karya Tulis, Kliping, Mengarang, dapat menunjukkan hasil yang cukup memuaskan dan mendapat juaran baik tingkat propinsi maupun nasional.
Prestasi lain yang diraih adalah dengan dikrimnya guru maupun siswa ke luar negeri, yaitu;
Bapak H.M. Albani ke Jepang.
Bapak H.A. Farouk ke Afrika dan Timur Tengah
Bapak Sunaryo, Ibu Sukabdillah dan 2 orang siswa ke Australia.
SLTP muhammadiyah 2 Yogyakarta yang sekarang beralamat di Jl. Kapas II/7A Telp. 564136 Kecamatan Umbulharjo dalam mengembangkan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan mulai tahun Ajaran 2003 / 2004 membuka kelas Akselerasi dan Siswa putra dan putri.
Periode Bp. Sadijo, B.A. (15 Oktober 2002 – September 2003)
Pada masa Bapak Sadijo, B.A sebagai PLH mendaoat tugas yang sangat berat disamping menyelesaikan pembangunan gedung juga adanya kelas Akselerasi. Tigas berat yang tidak kalah pentingnya adalah
menghantarkan SLTP Muhammadiyah 2 agar tetap memiliki keunggulan baik akademis maupun non akademis, apalagi pada masa itu era kompetisi dan globalisasi mulai berkembang dengan pesat.
Visi dan Misi
Di masa yang akan datang SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta adalah Sekolah yang " TERBENTUKNYA MANUSIA MUSLIM YANG DISIPLIN, CERDAS, TERAMPIL, BERIMTAQ DAN BERWAWASAN IPTEK”
Visi sekolah tersebut tergambar di dalam indikator - indikator sebagai berikut :
- Unggul dalam Peningkatan dan Pengembangan Isi Kurikulum
- Unggul dalam peningkatan dan pengembangan tenaga Pendidik dan tenaga Kependidikan .
- Unggul dalam peningkatan standar proses pembelajaran
- Unggul dalam peningkatan dan pengembangan fasilitas pendidikan.
- Unggul dalam peningkatan standar kelulusan dengan sub indikator
- Unggul dalam peningkatan mutu Pengelolaan Kelembagaan dan Manajemen.
- Unggul dalam pengembangan standar pembiayaan pendidikan
- Unggul dalam standar penilain yang akurat, valid dan reliable
Misi Sekolah
Untuk mewujudkan visi sekolah
sebagaimana terurai di atas, maka SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta
mempunyai misi-misi sebagai berikut :
- Mengembangkan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran dan bimbingan
- Meningkatkan penguasaan dan profesional guru dalam melaksanakan manjemen pembelajaran efektif.
- Melaksanakan berbagai pelatihan guru dengan nuansa ”achivement motivation training”.
- Meningkatkan penguasaan pendekatan pembelajaran dengan contectual teaching and learning.
- Membiasakan siswa dan guru untuk memanfaatkan sarana teknologi informasi dan komunikasi ( komputer dan internet ) sebagai salah satu media dan sumber belajar.
- Mengembangkan multi metoda dan strategi pembelajaran aktif untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan ( Joyful Learning ).
- Mendorong tumbuhnya minat menulis di kalangan siswa dan guru.
- Mengembangkan minat baca dan berdiskusi di kalangan siswa melalui fungsi perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar secara optimal.
- Mengembangkan program yang memungkinkan guru dan siswa melakukan pengembangan kreatifitas.
- Mengembangkan pelayanan dan fungsi perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar secara optimal.
- Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga siswa dapat mengembangan kompetensinya (hasil belajarnya) secara optimal.
- Membantu setiap siswa untuk mengenali potensinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal .
- Mengembangkan jaringan informasi akademik di lingkungan (internal) sekolah
- Mengimplementasikan model manajemen partisipatorik melalui langkah-langkah yang jelas dalam perencanaan, penorganisasian, pelaksanaan dan control terhadap program yang dikembangkan
- Mengembangkan dan melengkapi administrasi sekolah
- Meningkatkan Kompetensi Guru dan TU sehingga mampu memberikan pelayanan kontribusi yang optimal bagi pencapaian tujuan sekolah
- Melaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja guru dan TU secara berkala dan periodik
- Melaksanakan supervisi klinis secara periodik dan konstruktif
- Menggalang berbagai sumber dana dan melalui jalinan kerjasama dengan Komite Sekolah, perorangan, lembaga lain yang dapat menjadi penyandang dana
- Mengembangkan perangkat model-model penilaian pembelajaran
- Mengimplementasikan model-model dan jenis evaluasi pembelajaran secara efektif
- Mengembangkan instrumen dan perangkat test untuk berbagai model evaluasi
- Menerapkan model-model pembelajaran yang sesuai dengan tingkat dan kompleksitas permasalahan anak
- Mengembangkan metode dan strategi pembelajaran untuk semua mata pelajaran
- Mengembangkan strategi penilaian dan tindak lanjut hasil penilaian yang konstruktif
- Mengembangkan sumber dan bahan ajar yang kontributif bagi pencapaian kompetensi siswa
- Meningkatkan dan mengembangkan media pembelajaran yang relevan dengan tujuan pembelajaran
- Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa
- Mengembangkan sarana yang dapat menunjang kreativitas siswa sesuai dengan bakat dan minatnya
Tujuan :
- Tahun 2012 siswa memiliki kompetensi penguasaan konsep untuk seluruh mata pelajaran secara komprehensif dan benar sehingga mampu berkompetisi ditingkat nasional dan tahun 2012 mampu berkompetisi di tingkat internasional
- Tahun 2012 siswa mampu menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas
- Tahun 2012 siswa mampu membangun kebiasaan yang aktif untuk mencari informasi menggunakan teknologi informasi.
- Tahun 2012 sekolah memiliki sarana dan prasarana penunjang PBM yang lengkap.
- Tahun 2012 sekolah memiliki guru dan tenaga pendukung yang handal untuk mendukung seluruh manajemen sekolah.
- Sekolah memiliki hubungan kemitraan yang baik dengan seluruh warga sekolah, stake holders dan instansi serta institusi pendukung pendidikan lainnya.
- Siswa memiliki, mengaplikasikan dan meningkatkan nilai-nilai ketuhanan serta nilai-nilai kehidupan yang bersifat universal dalam kehidupannya.
Kepala Sekolah yang Baru
Gambar diatas adalah kepala sekolah yang lama
Alhamduliilah kepala sekolah kita berganti, semoga visi dan misi SMP Muhammadiyah 2 Yohyakarta dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik dari yang sebelumnya, dan untuk kepala sekolah yang lama semoga menjadikan dirinya lebih berhati hati dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin ditempat lain kelak.
Beasiswa
1. [Belgium] Kuliah Master di Belgia Cuma 1 Juta
Beberapa universitas di Belgia seperti Universiteit Ghent dan Universiteit Hasselt telah menerapkan peraturan baru untuk biaya kuliah Program Master. Bagi student yang berasal dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia, hanya diwajibkan untuk membayar uang kuliah sebesar 80 Euro pertahun untuk program Master.
Untuk informasi biaya kuliah 80 euro di Universitet Ghent dapat dilihat di halaman website:
http://www.ugent.be/en/teaching/studentadmin/tuition/overview.htm
Atau check satu per satu tuition fee utk master course di Ghent:
http://www.opleidingen.ugent.be/studiekiezer/nl/int/index.htm
Utk melihat universitas yang lain di Belgia bisa search di:
http://www.univ.cc (pilih Belgium)
2. Program Beasiswa TNI Calon Perwira Prajurit Karier Untuk Mahasiswa S1
Masih kuliah dan punya cita-cita jadi perwira TNI? Mau dapat beasiswa dan tunjangan selama menyelesaikan kuliah? Sekarang saatnya. Ayo daftar!
Tentara Nasional Indonesia memberi kesempatan kepada Mahasiswa berprestasi untuk menjadi Perwira TNI melalui Program Mahasiswa Beasiswa TNI Calon Perwira Prajurit Karier (Pa PK).
Kepada mahasiswa yang berminat, dapat mendaftarkan diri dengan syarat-syarat meliputi Warga Negara Indonesia Pria/Wanita (bukan Prajurit TNI, anggota POLRI dan PNS). Calon juga harus bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.
Untuk Kedokteran Umum minimal sudah Sarjana Kedokteran, sedangkan S1 lainnya minimal mencapai 110 SKS dan D3 minimal mencapai 80 SKS.
IPK minimal 2,40 untuk S 1 (Kedokteran Umum), S1 lainnya 2,80 dan D3 2,70. Usia maksimal pada saat menerima tunjangan beasiswa untuk Kedokteran Umum 27 tahun, sedangkan S1 lainnya 25 tahun dan D3 23 tahun.
Calon juga harus berkelakuan baik, sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba. Tinggi badan minimal 163 cm bagi pria dan 155 cm bagi wanita. Sanggup tidak menikah selama mengikuti Program Mahasiswa Beasiswa.
Tunjangan yang diberikan Rp 750.000 per bulan dan bantuan skripsi Rp 1.000.000. Waktu mendapat tunjangan untuk Dokter Umum 4 tahun, S1 lainnya 3 tahun dan D3 2 tahun.
Setelah menyelesaikan program studi, wajib mengikuti Dikma Pa PK TNI.
Pendaftaran dibuka pada bulan Desember 2008 bertempat di Ajendam/Ajenrem/Makodim/Lantamal/Lanal/Lanud setempat/terdekat.
Penjelasan lebih rinci dapat ditanyakan di tempat pendaftaran (Panitia Daerah di tiap Provinsi) atau website www.tni.mil.id, email: sperstni@yahoo.com.
Selama proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Gratis!
Beberapa universitas di Belgia seperti Universiteit Ghent dan Universiteit Hasselt telah menerapkan peraturan baru untuk biaya kuliah Program Master. Bagi student yang berasal dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia, hanya diwajibkan untuk membayar uang kuliah sebesar 80 Euro pertahun untuk program Master.
Untuk informasi biaya kuliah 80 euro di Universitet Ghent dapat dilihat di halaman website:
http://www.ugent.be/en/teaching/studentadmin/tuition/overview.htm
Atau check satu per satu tuition fee utk master course di Ghent:
http://www.opleidingen.ugent.be/studiekiezer/nl/int/index.htm
Utk melihat universitas yang lain di Belgia bisa search di:
http://www.univ.cc (pilih Belgium)
2. Program Beasiswa TNI Calon Perwira Prajurit Karier Untuk Mahasiswa S1
Masih kuliah dan punya cita-cita jadi perwira TNI? Mau dapat beasiswa dan tunjangan selama menyelesaikan kuliah? Sekarang saatnya. Ayo daftar!
Tentara Nasional Indonesia memberi kesempatan kepada Mahasiswa berprestasi untuk menjadi Perwira TNI melalui Program Mahasiswa Beasiswa TNI Calon Perwira Prajurit Karier (Pa PK).
Kepada mahasiswa yang berminat, dapat mendaftarkan diri dengan syarat-syarat meliputi Warga Negara Indonesia Pria/Wanita (bukan Prajurit TNI, anggota POLRI dan PNS). Calon juga harus bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.
Untuk Kedokteran Umum minimal sudah Sarjana Kedokteran, sedangkan S1 lainnya minimal mencapai 110 SKS dan D3 minimal mencapai 80 SKS.
IPK minimal 2,40 untuk S 1 (Kedokteran Umum), S1 lainnya 2,80 dan D3 2,70. Usia maksimal pada saat menerima tunjangan beasiswa untuk Kedokteran Umum 27 tahun, sedangkan S1 lainnya 25 tahun dan D3 23 tahun.
Calon juga harus berkelakuan baik, sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba. Tinggi badan minimal 163 cm bagi pria dan 155 cm bagi wanita. Sanggup tidak menikah selama mengikuti Program Mahasiswa Beasiswa.
Tunjangan yang diberikan Rp 750.000 per bulan dan bantuan skripsi Rp 1.000.000. Waktu mendapat tunjangan untuk Dokter Umum 4 tahun, S1 lainnya 3 tahun dan D3 2 tahun.
Setelah menyelesaikan program studi, wajib mengikuti Dikma Pa PK TNI.
Pendaftaran dibuka pada bulan Desember 2008 bertempat di Ajendam/Ajenrem/Makodim/Lantamal/Lanal/Lanud setempat/terdekat.
Penjelasan lebih rinci dapat ditanyakan di tempat pendaftaran (Panitia Daerah di tiap Provinsi) atau website www.tni.mil.id, email: sperstni@yahoo.com.
Selama proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Gratis!
Ektrakurikuler
Kualitas tamatan sekolah kejuruan dituntut untuk memenuhi standar
kompetensi dunia kerja. Salah satunya, selain mampu menguasai materi
pelajaran, siswa harus dapat berinteraksi dan aktif dalam hubungan
sosial.
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu alat pengenalan siswa pada hubungan sosial. Di dalamnya terdapat pendidikan pengenalan diri dan pengembangan kemampuan selain pemahaman materi pelajaran.
Berangkat dari pemikiran tersebut, di SMK Negeri 1 Ciamis diselenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Selain OSIS sebagai induk kegiatan ektrakurikuler di sekolah, kegiatan ektrakurikuler lainnya adalah:
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu alat pengenalan siswa pada hubungan sosial. Di dalamnya terdapat pendidikan pengenalan diri dan pengembangan kemampuan selain pemahaman materi pelajaran.
Berangkat dari pemikiran tersebut, di SMK Negeri 1 Ciamis diselenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Selain OSIS sebagai induk kegiatan ektrakurikuler di sekolah, kegiatan ektrakurikuler lainnya adalah:
- Pramuka
- Paskibra
- Palang Merah Remaja (PMR)
- Patroli Keamanan Sekolah (PKS)
- Pecinta Alam (PA)
- Olahraga (Bola Voli, Bola Basket, Karate, Tenis Meja, Tenis Lapangan)
- Kerohanian / IRMA (Ikatan Remaja Mesjid Al-Forqon), dan
- Koperasi Sekolah (Kopsis)
Kelulusan SMP/MTs Resmi Diumumkan
Tingkat kelulusan siswa SMP/MTs di DIY 2011/2012 meningkat dibading
tahun kemarin. Pada tahun ini dari 48.127 tidak lulus sebanyak 345,
sementara pada tahun kemarin 48.662 tidak lulus 391.
Rata-rata terbaik diperoleh Bahasa Indonesia dan terendah Bahasa Inggris, berbanding terbalik dengan 2 tahun yang lalu dimana Bahasa Indonesia berada di peringkat terbawah.
“Barangkali ada 3 sebab yang mempengaruhi kenaikan nilai ini, yakni keprihatinan guru atau murid akan rendahnya wawasan bahasa Indonesia di tahun sebelumnya, atau bobot soal yang lebih mudah” ujar Baskara Aji, MM, Kepala Disdikpora (1/06).
Demikian, masih terdapat 345 siswa dari total 48.127 siswa SMP/MTs 2011/2012 di DIY dinyatakan tidak lulus, prosentase terbesar di kabupaten Gunungkidul, “Kami akan mengadakan analisa mengenai sekolah-sekolah yang nilainya jeblok baik dari latar belakang guru ataupun sarana-prasarana, agar bisa di treatment demi meningkatkan kualitas” lanjutnya.
Sekolah yang berada dalam daftar 20 terbawah akan menjadi bagain dari program sister school dengan sekolah lokal yang maju.
Bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus bisa memilih antara mengulang kelas XII atau mengikuti ujian paket B yang diadakan Juli mendatang.
Pantauan Disdikpora selama UN di SLB Yakatunis, terdapat 6 orang ABK yang tidak disediakan braille dan lulus semua. Diakui Kadinas, pada tahun berikutnya tetap diusahakan penyertaan soal braille agar mendapat hak yang sama.
Pengumuman kelulusan SMP/MTs akan serentak ditampilkan pada Sabtu (2/6) pukul 10.00 WIB. Seluruh jajaran Pendidikan menghimbau agar siswa tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor.
Rata-rata terbaik diperoleh Bahasa Indonesia dan terendah Bahasa Inggris, berbanding terbalik dengan 2 tahun yang lalu dimana Bahasa Indonesia berada di peringkat terbawah.
“Barangkali ada 3 sebab yang mempengaruhi kenaikan nilai ini, yakni keprihatinan guru atau murid akan rendahnya wawasan bahasa Indonesia di tahun sebelumnya, atau bobot soal yang lebih mudah” ujar Baskara Aji, MM, Kepala Disdikpora (1/06).
Demikian, masih terdapat 345 siswa dari total 48.127 siswa SMP/MTs 2011/2012 di DIY dinyatakan tidak lulus, prosentase terbesar di kabupaten Gunungkidul, “Kami akan mengadakan analisa mengenai sekolah-sekolah yang nilainya jeblok baik dari latar belakang guru ataupun sarana-prasarana, agar bisa di treatment demi meningkatkan kualitas” lanjutnya.
Sekolah yang berada dalam daftar 20 terbawah akan menjadi bagain dari program sister school dengan sekolah lokal yang maju.
Bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus bisa memilih antara mengulang kelas XII atau mengikuti ujian paket B yang diadakan Juli mendatang.
Pantauan Disdikpora selama UN di SLB Yakatunis, terdapat 6 orang ABK yang tidak disediakan braille dan lulus semua. Diakui Kadinas, pada tahun berikutnya tetap diusahakan penyertaan soal braille agar mendapat hak yang sama.
Pengumuman kelulusan SMP/MTs akan serentak ditampilkan pada Sabtu (2/6) pukul 10.00 WIB. Seluruh jajaran Pendidikan menghimbau agar siswa tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor.
Profil Awal SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Hei Guys, selamat datang di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, dimana ada bisa tahu bahwa sekolah Ini menjadi skolah nomor wahid di seluruh sekolah Muhammadiyah se DIY. Saat di bka pendaftaran baru, jumlahnya sangat mluap. Sampai akhirnya pihak sekolah pun memutuskan untuk merapatkan kelas 9 saat inil dari 9 kelas menjadi 8 kelas. Padahal sekolah Ini mulai mencoba menolak murid yang tidak memenuhi standar nilai.
PANDANGAN KEPALA SEKOLAH
Era
globalisasi dengan segala implikasinya menjadi salah satu pemicu
cepatnya perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan
masyarakat, dan bila tidak ada upaya sungguh-sungguh untuk
mengantisipasinya maka hal tersebut akan menjadi maslah yang sangat
serius. Dalam hal ini dunia pendidikan mempunyai tanggung jawab yang
besar, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh
sehingga mampu hidup selaras didalam perubahan itu sendiri. Pendidikan
merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat dan
dirasakan secara instan, sehingga sekolah sebagai ujung tombak
dilapangan harus memiliki arah pengembangan jangka panjang dengan
tahapan pencapaiannya yang jelas dan tetap mengakomodir tuntutan
permasalahan faktual kekinian yang ada di masyarakat.
Langganan:
Komentar (Atom)






